Pejabat BPN Kota Cimahi Terjaring OTT Kejari, Ini Dugaan Kasus yang Menjeratnya

Kejari Kota Cimahi amankan pejabat BPN berinisial IW dalam OTT yang digelar akhir pekan lalu. Kasus apa?

Pejabat BPN Kota Cimahi Terjaring OTT Kejari, Ini Dugaan Kasus yang Menjeratnya
Kejari Kota Cimahi amankan pejabat BPN berinisial IW dalam OTT yang digelar akhir pekan lalu.

INILAHKORAN, Cimahi - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cimahi berhasil mengamankan seorang pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Cimahi berinisial IW dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) akhir pekan lalu.

Dari IW, Kejari berhasil mengamankan uang sebesar Rp 35.400.000 yang diduga didapat pelaku dari pungutan liar (pungli) untuk penerbitan sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Betul ada giat pada hari Jumat 1 Juli 2022 pukul 17.30 WIB di kantor BPN Cimahi telah melakukan OTT," terang Kepala Seksi Intelijen Kejari Cimahi, Dhevid Setiawan di Kantor Kejari Cimahi, Jalan Sangkuriang, Kota Cimahi pada Selasa 5 Juli 2022.

Baca Juga: Diungkap Dokter, 3 Cara Lawan Kolesterol Jahat dalam Tubuh

Ia menjelaskan, kasus tersebut bermula ketika pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang melakukan permohonan masyarakat untuk penertiban PTSL tahun 2021.

"Dalam praktiknya, masyarakat diminta pungutan bervariatif dari mulai Rp 300 ribu hingga Rp 3 juta per sertifikat tanah," jelasnya.

Ia menyebut, dari pemohon uang tersebut kemudian dikumpulkan kepada Ketua RT dan RW, hingga kemudian diserahkan kepada salah seorang Tenaga Harian Lepas (THL) BPN Kota Cimahi yang diperintahkan IW.

Baca Juga: Mantap! Bea Cukai Soekarno-Hatta Gagalkan Upaya Penyelundupan Ekspor Kalajengking

"Uang yang terkumpul diserahkan THL tersebut kepada IW. Kemudian saat OTT Tim Penyidik Kota Cimahi
mengamankan sejumlah uang dengan total sebanyak Rp.35.400.000," sebutnya.

Ia menuturkan, usai pemeriksaan secara intensif baik terhadap pelaku maupun saksi. Adapun total keseluruhan IW sudah menerima uang sebesar Rp 128.500.000 dari aksinya dengan memanfaatkan program sertifikasi tanah gratis dari pemerintah untuk masyarakat.

"Oknum pegawai BPN Kota Cimahi ini menjadikan program tersebut sebagai ruang untuk mencari keuntungan pribadi," tuturnya.

Baca Juga: Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1443 H Kota Bogor Digelar Dua Kali di Sempur dan Masjid Raya

Ia menegaskan, pegawai BPN yang terbukti melakukan pungli tersebut kini sudah dijadikan tersangka dan ditahan di Mapolres Cimahi.

Terkait adanya pihak lain yang terlibat, tambah dia, pihaknya masih melakukan pengembangan.

"Tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan dalam rangka penyidikan lebih lanjut. Dia disangkakan pasal 12 huruf e atau pasal 11 UU Tipikor," pungkasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran