Diduga Hendak Buang Air Kecil, Pria Paruh Baya Tewas Terserempet Kereta di Padalarang

Seorang pria paruh baya ditemukan tewas usai Terserempet Kereta di Padalarang, Rabu 6 Juli 2022, pukul 13.00 WIB.

Diduga Hendak Buang Air Kecil, Pria Paruh Baya Tewas Terserempet Kereta di Padalarang
Diduga hendak buang air kecil, pria paruh baya tewas Terserempet Kereta di Padalarang.

INILAHKORAN, Ngamprah - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas usai Terserempet Kereta di Padalarang, Rabu 6 Juli 2022, pukul 13.00 WIB.

Peristiwa nahas yang menimpa pria paruh baya tersebut terjadi di perlintasan kereta arah Purwakarta-Bandung. Korban Terserempet Kereta di Kampung Lebak Gede, Desa/Kecamatan Padalarang, KBB.

Warga setempat menduga, korban pria paruh baya yang Terserempet Kereta itu lantaran hendak buang air kecil. Pasalnya, sepeda motor yang dikendarai korban ditemukan berada di pinggir jalan Padalarang.

Baca Juga: Sarah Jessica Parker Nikmati Musim Panas dengan Berjemur, Malia Mills Jadi Baju Renang Pilihannya!

Salah seorang warga Cijeungjing, Desa Padalarang, Yadi (58) mengaku dirinya melihat korban sudah tergeletak di pinggiran rel usai terseret kereta sejauh 10 meter.

"Untuk kronologi awal saya tidak mengetahui, pas liat sudah tergeletak barang seperti helm dan kendaraan motor jenis Vixion D 6377 XGD ditemukan di atas jalan. Diduga dia turun ke bawah untuk buang air kecil," kata Yadi saat di temui di lokasi, Rabu 6 Juli 2022.

Dia menjelaskan, korban yang diketahui asal Kampung Cibatu RT 04/06, Desa Cilame Kecamatan Ngamprah, KBB itu menggunakan headset sebelum Terserempet Kereta. Lantaran hal itu, diduga saat menyebrang tidak mendengar kereta api yang melintas dari arah Purwakarta-Bandung.

Baca Juga: Ikut Andil Demo Ricuh GMBI di Polda Jabar, Ketua Umum LSM GMBI Fauzan Dituntut 10 Bulan Bui

"Korban turun ke bawah menggunakan headset, sepertinya tidak mendengar ada kereta melintas, lalu Terserempet Kereta. Kemungkinan korban mau buang air kecil," jelasnya.

"Saya tidak mengenal. Korban kira-kira usia 60 tahunan dan menggunakan baju biru celana jins," sambungnya.

Ditemui di lokasi yang sama, Babinsa Desa Bojongkoneng Serka Lubis mengatakan usai mendapat laporan dari warga itu pihaknya langsung meluncur kelokasi dan melakukan evakuasi jasad.

Baca Juga: Pemkot Bandung Siap Kucurkan Bantuan Siswa RMP Rp89,4 Miliar

"Kami bersama petugas gabungan melakukan evakuasi, korban yang menggunakan sepeda motor sendirian menggunakan kendaraan jenis Yamaha Vixion," katanya.

Sementara itu, Binmas Bojongkoneng Aipda Bambang Irawan juga mengatakan keluarga korban yang mendengar kabar tersebut datang ke lokasi dan membenarkan.

"Kebetulan ada pihak keluarga korban, kendaraan korban selanjutnya diamankan di Polsek Padalarang. Kondisi korban meninggal dunia di tempat usai Terserempet Kereta," ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah jasad korban akan diautopsi atau dimakamkan langsung.

"Apakah nanti akan diautopsi atau dimakamkan langsung kita serahkan kepada keluarga, kendaraan kita amankan," tukasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran