Universitas Widyatama Gelar PkM "Menggali Potensi Diri untuk Memulai Bisnis"

Dosen Program Studi D3 dan S1 Manajemen Universitas Widyatama menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) secara online.

Universitas Widyatama Gelar PkM "Menggali Potensi Diri untuk Memulai Bisnis"
Dosen Program Studi D3 dan S1 Manajemen Universitas Widyatama menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), secara daring atau online, pada Selasa 5 Juli 2022 kemarin.
 
INILAHKORAN, Bandung - Dosen Program Studi D3 dan S1 Manajemen Universitas Widyatama menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), secara daring atau online, pada Selasa 5 Juli 2022 kemarin.
 
Tim PkM yang terdiri dari Artarina D. A. Samoedra, Annisa Lisdayanti, Dinda Kayani Putri Bestari, Gallang Perdhana Dalimunthe, Ni Putu Nurwita Pratami Wijaya, serta para mahasiswa yaitu Siti Nuraisyah, Dara Putri Maharrani, dan Dewi Shavina R. 
 
Tema yang diangkat adalah, ”Motivasi Berwirausaha untuk Peserta Program Rehabilitasi Berkelanjutan bagi Klien Binaan yang Mendapatkan Pemantauan dan Pendampingan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat dan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Bandung” dengan sub tema pelatihan “Menggali Potensi Diri Untuk Memulai Bisnis”.

 
Kegiatan ini diisi oleh narasumber Pipin Sukandi. Dia adalah seorang Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widyatama. 
 
Dia memaparkan, materi tentang mengembangkan pola pikir positif untuk memulai berwirausaha. Faktor yang menyebabkan keraguan ketika memulai usaha, salah satu faktor yang harus diubah adalah yang pertama adalah pola pikir terlebih dahulu.
 
"Karena manusia harus berani dalam memulai suatu usaha, setiap manusia tidak selalu mempunyai gaji tetapi setiap manusia mempunyai rezeki yang harus digapai," ujar Pipin Sukandi.
 
Selain itu, Tim PkM, Artarina D. A. Samoedra memaparkan, materi tentang menggali potensi diri untuk memulai Bisnis. Dalam paparan materinya, dia mengatakan, dimana setiap orang harus mengenai diri sendiri terlebih dahulu, apakah diri sendiri sebagai manusia mau maju dan berkembang atau hanya diam ditempat menerima nasib yang apa adanya. 
 
 
"Mencari tahu apa yang disukai oleh diri kita sendiri, dimulai dari ketertarikan dan kegemaran terhadap sesuatu yang bisa dimanfaatkan dan menghasilkan sesuatu yang positif," jelas Artarina D. A. Samoedra.
 
Jika sudah menemukan apa yang mau dikerjakan, lanjut dia, bisa dimulai dengan mencari informasi mentor maupun coaching yang bisa membantu diri dalam memulai bisnis. 
 
"Selanjutnya, jika ada niat pasti ada jalan untuk berubah dan memulai bisnis untuk kehidupan yang lebih baik kedepannya," ucapnya.
 
Dia berharap, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memberikan manfaat langsung kepada berbagai pihak terutama para klien binaan peserta rehabilitasi yang hadir dalam kegiatan ini. 
 
 
Acara selanjutnya diisi dengan sharing session tanya jawab antara narasumber dengan para peserta pelatihan kewirausahaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. 
 
Dimana, peserta banyak menanyakan untuk memastikan bagaimana cara memulai bisnis dengan baik dan benar serta pastinya halal untuk kehidupan para klien binaan rehabilitasi BNNP Jawa Barat kedepannya. *** (Okky Adiana)
 
 


Editor : inilahkoran