Peduli Keselamatan Pengendara di Perlintasan KA, Edan Sepur Indonesia Hadir Tegakkan Kedisiplinan

Berdiri sejak tahun 2009, Komunitas Edan Sepur Indonesia ini didirikan seorang pria bernama bernama Egief Del Haris.

Peduli Keselamatan Pengendara di Perlintasan KA, Edan Sepur Indonesia Hadir Tegakkan Kedisiplinan
Di usianya yang ke 13 tahun, Edan Sepur Indonesia terus berkomitmen menumbuhkan disiplin berkendara terutama di perlintasan sebidang kereta api

INILAHKORAN, Cimahi - Ketidakdisiplinan para pengguna jalan saat melintas di jalur rel kereta api kerap menimbulkan kekhawatiran berbagai pihak.

Pasalnya, perlintasan kereta api menjadi salah satu titik yang rawan memicu kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran pengendara motor dan mobil padahal sudah ada palang pintu termasuk petugas yang berjaga.

Berangkat dari pengalaman pahit tersebut, lahirlah sebuah komunitas yang dikenal dengan sebutan Edan Sepur Indonesia.

Baca Juga: Bandelnya Pengguna Jalan Raya di Perlintasan Kereta Api

Berdiri sejak tahun 2009, Komunitas Edan Sepur Indonesia ini didirikan seorang pria bernama bernama Egief Del Haris.

Bermarkas di Cirebon, Edan Sepur Indonesia kini telah berusia 13 tahun. Edan Sepur Indonesia ini berawal dari peleburan sejumlah komunitas Team Penelusur Rel Mati (TPRM) dan sejumlah komunitas railfans Daop I Jakarta, Daop II Bandung, serta Daop III Cirebon.

"Awalnya Edan Sepur didirikan untuk mewadahi orang-orang yang menyukai segala hal tentang dunia perkeretaapian di Indonesia atau biasa dikenal sebagai railfans," kata Humas Komunitas Edan Sepur Wilayah 2 Bandung, Abdullah Putra Gandhara atau yang akrab disapa Aga.

Baca Juga: Kronologi Pria Terserempet Kereta Api di KBB Hingga Tewas

Ia menuturkan, selama 13 tahun, komunitas Edan Sepur Indonesia berkiprah di dunia perkeretaapian. Namun, Edan Sepur kini fokus pada upaya mendisiplinkan pengendara yang banyak melanggar aturan berkendara, terlebih saat melewati perlintasan kereta api.

"Di usianya yang ke 13 tahun, Edan Sepur Indonesia terus berkomitmen menumbuhkan disiplin berkendara terutama di perlintasan sebidang kereta api," tuturnya.

Ia menyebut, saat ini pihaknya sedang rutin-rutinnya menjalankan kegiatan 'Disiplin Perlintasan'.

"Karena banyak kejadian kereta ditabrak kendaraan, karena kendaraannya menerobos perlintasan," sebutnya.

Baca Juga: KAI Daop 3 Prediksi Besok Puncak Arus Balik Penumpang Kereta Api di Cirebon

Di wilayah 2 Bandung sendiri, jelas dia, anggota komunitas Edan Sepur biasanya melaksanakan kegiatan Disiplin Perlintasan, Disiplin Berkereta, Jaga Lintas Bersama, hingga Napak Tilas Sejarah Perkeretaapian.

"Awalnya fokus juga pada Disiplin Perlintasan itu sejak 2014 karena banyaknya pelanggaran di ruang perlintasan kereta api," jelasnya.

Menurutnya, ada beberapa perlintasan di Bandung yang menjadi sasaran kegiatan tersebut, seperti perlintasan di Cimindi, Andir, Cikudapateuh, Laswi, serta Kiaracondong.

"Disiplin Perlintasan, misalnya, rutin digelar setiap seminggu sekali," sebutnya.

"Sampai saat ini rutin digelar setiap hari Jumat sore, lokasinya berpindah-pindah di 5 perlintasan itu. Terakhir kita laksanakan di Andir 1 Juli kemarin," tandasnya.*** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran