Ternyata Ini Alasan TMMD Imbangan 2022 Dilaksanakan di Desa Margaluyu KBB

Kondisi jalan rusak di Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi perhatian berbagai pihak.

Ternyata Ini Alasan TMMD Imbangan 2022 Dilaksanakan di Desa Margaluyu KBB
Dandim 0609/Cimahi, Letkol Inf Hary Novana Andriyas menyatakan program TMMD Imbangan 2022 merupakan implementasi dari komitmen TNI untuk mendukung program dari pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat Bandung Barat.



INILAHKORAN, Ngamprah - Kondisi jalan rusak di Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjadi perhatian berbagai pihak.

Pasalnya, akses jalan di desa tersebut rawan kecelakaan sehingga membutuhkan perhatian lebih dari sisi pembangunan infrastruktur.

Dandim 0609/Cimahi, Letkol Inf Hary Novana Andriyas mengatakan, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy KBB ini memang membutuhkan perhatian lebih terutama dari segi pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Ruben Onsu Berobat ke Singapura, Ternyata Bukan Cuma di Otak, Ini Penyakit Lain yang Baru Ditemukan!

Menurutnya, program TMMD Imbangan 2022 merupakan implementasi dari komitmen TNI untuk mendukung program dari pemerintah daerah dalam mensejahterakan masyarakat Bandung Barat.

“TMMD kali ini diarahkan ke Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, karena memang ada beberapa kerawanan di sana, sehingga program ini bisa efektif berdampak nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana baik fisik maupun non fisik,” katanya.

Ia menyebut, konsep bergerak bersama dengan jajaran TNI memang selalu rutin diadakan terutama untuk pembangunan fisik KBB.

Baca Juga: ENDING! Spoiler Yumi's Cell 2 Episode 14 : Berhasil Selesaikan Novel Keduanya, Yumi akan Bertemu Sosok Ini...

"Sasaran TMMD Imbangan 2022 kali ini di Desa Margaluyu memang bukan tanpa alasan. Sebab, desa tersebut merupakan salah satu yang dimanfaatkan untuk masyarakat beraktifitas seperti sarana pendidikan dan pertanian," sebutnya.

Ia menuturkan, dalam kegiatan TMMD tersebut pihaknya melakukan pengaspalan jalan kabupaten, terutama di jalan Desa Magaluyu.

"Kami menurunkan 200 orang personel TNI untuk melakukan pengaspalan di jalan yang sudah rusak dan berlubang karena sangat licin dan berbahaya jika musim hujan tiba," tuturnya.

Baca Juga: Komnas HAM Lipat Kertas Saat Rilis Pernyataan Kasus Kematian Brigadir Yosua, Netizen: Kenapa Harus Ditutup?


Lebih jauh ia menerangkan, pembangunan ini langsung dilaksanakan dengan target penyelesaian sekitar dua minggu. Namun, bergantung pula pada kondisi cuaca karena jika mendukung pengaspalan bisa rampung lebih cepat.

"Kegiatan kerjasama ini yang melibatkan TNI/Polri dan Pemda KBB. Semoga kerjasama ini membuahkan hasil yang baik untuk masyarakat dan memperlancar transportasi sehingga perekonomian di sekitar meningkat," pungkasnya. *** (agus satia negara).


Editor : inilahkoran