Banjir Luapan Sungai Citarum Rendam Ribuan Rumah di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang Kabupaten Bandung

Banjir Luapan Sungai Citarum Rendam Ribuan Rumah di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang Kabupaten Bandung
Kondisi banjir akibat luapan sungai Citarum itu mengakibatkan naiknya permukaan air antara 10 cm hingga 70 cm. Bahkan, tak hanya merendam pemukiman di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang banjir itu pun masih menggenangi beberapa titik jalan. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Hujan deras yang terjadi sepanjang malam kemarin menyebabkan ribuan rumah di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang Kabupaten Bandung terendam banjir akibat luapan sungai Citarum

Kondisi banjir akibat luapan sungai Citarum itu mengakibatkan naiknya permukaan air antara 10 cm hingga 70 cm. Bahkan, tak hanya merendam pemukiman di Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang banjir itu pun masih menggenangi beberapa titik jalan. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Pujiana merinci, akibat banjir luapan sungai Citarum itu kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang terendam.

Baca Juga : Banjir Dayeuhkolot Masih Menggenangi Pasar dan Jalan Raya

Di Kecamatan Dayeuhkolot, banjir terjadi di Desa Dayeuhkolot, Kampung Citeureup, Kampung Babakan, Kampung Babakan Cilisung, Kampung Bojongasih, Kampung Balero, dan di Jalan Raya Dayeuhkolot depan pasar dan Masjid Raya Dayeuhkolot

Kemudian, Kelurahan Pasawahan terdapat dua kampung yakni Palasari dan Cisirung. Di Desa Citeureup yakni di Kampung Sukabirus dan Leuwibandung. Rata-rata ketinggian air antara 10 cm hingga 60 cm.

"Ketinggian air berbeda-beda dan tidak semua RT di kampung-kampung itu yang terendamnya. Sampai dengan saat ini pengungsi ada 4 kepala keluarga (KK) dengan delapan jiwa, mengungsi di Gedung PMI. Para pengungsi ini sudah kami tangani bersama-sama dengan pihak desa dan kecamatan," kata Uka Suska, Minggu sore 23 Oktober 2022.

Baca Juga : Citarum Meluap, Ratusan Rumah di Kubang Bojong Terendam dan Sempat Putuskan Akses Jalan

Kemudian, lanjut Uka Suska, banjir juga merendam Kampung Cijagra RW 10 dan Kampung Tegalluar di Kecamatan Bojongsoang. Ketinggian air antara 10 cm hingga 50 cm lebih. Untuk banjir di Kecamatan Bojongsoang ini, tidak ada warga yang mengungsi.

"Kalau di Kecamatan Baleendah, yang terendam banjir yakni Kelurahan Andir di Kampung Muara. Ketinggian air sekitar 60 cm di pemukimam dan juga Jalan Raya Andir-Rancamanyar. Sampai saat ini kami masih berada di lokasi banjir untuk melakukan assement dan mitigasi. Kemudian melakukan rapat internal sebagai bahan tindak lanjut," katanya.*** (rd dani r nugraha)

Baca Juga : Peringati Maulid Nabi, Yayasan Assalam dan RS Sartika Asih Gelar Khitanan Masal


Editor : donramdhani