Banjir Mulai Surut, Pengungsi Tetap Bertahan

Para pengungsi korban banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung masih bertahan hingga hari ke delapan ini. Saat ini jumlah pengungsi sebanyak 75 Kepala Keluarga (KK)

Banjir Mulai Surut, Pengungsi Tetap Bertahan
INILAH,Bandung- Para pengungsi korban banjir akibat luapan Sungai Citarum di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung masih bertahan hingga hari ke delapan ini. Saat ini jumlah pengungsi sebanyak 75 Kepala Keluarga (KK) dari sebelumnya 64 KK.
 
Berdasarkan pantauan INILAH, pada Rabu (14/11) pagi, para pengungsi korban banjir dari Kampung Cigosol, Ciputat, Andir Jambatan dan Sindangreret di RW 6,7,8,9 dan 10 Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah masih bertahan di Gedung Inkanas. 
 
Mereka memilih bertahan di pengungsian karena meskipun banjir mulai berangsur surut, namun pemukiman mereka masih tetap terendam banjir.
 
"Kampung kami dan beberapa kampung lainnya yang berada di lokasi banjir memang daerah muara, pertemuan beberapa sungai dari daerah lain. Sehingga walaupun di daerah sini enggak hujan kadang tetap saja kampung kami terendam air, karena ada hujan besar dari daerah lain," kata salah seorang pengungsi dari Kampung Cigosol, Herman (65).
 
Sehingga, kata Herman, tak heran jika bukannya berkurang, jumlah pengungsi justru bertambah. Dari sebelumnya 64 KK sejak malam tadi bertambah jadi 75 KK. Paling lama, para pengungsi ini telah menetap di Gedung Inkanas sejak delapan hari lalu.
 
"Jadi kami itu datang ke pengungsian bertahap, ada yang sudah delapan hari, lima hari dan seterusnya. Karena banjirnya memang tidak sekaligus, dan memang ada yang mulai surut, tapi ada juga yang masih tinggi,"ujar Herman.
 
Saat ini, jelas Herman, ketinggian air di rumahnya memang jauh berkurang. Dari sebelumnya sekitar 1,5 meter kini tersisa sekitar selutut orang dewasa.
 
Sehinga meski dikatakan telah surut, tetap saja rumah mereka belum bisa ditempati kembali.
 
"Apalagi sekarang musim hujan bisa dikatakan baru awal. Kalau hujan deras terus turun, bisa semakin lama kami tinggal di pengungsian," ujarnya.


Editor : inilahkoran