Baru 60 Persen Terserap, 90 Paket Proyek Belum Masuk Lelang

Sebanyak 90 paket proyek belum masuk lelang dan semuanya terdapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon

Baru 60 Persen Terserap, 90 Paket Proyek Belum Masuk Lelang

INILAHKORAN, Cirebon - Bagian Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon, menyebutkan secara keseluruhan baru 60 persen proyek sudah dilelang. Saat ini, masih ada sekitar 90 paket pekerjaan yang belum dilelang dan datanya belum masuk Barjas.

Ironisnya, dari 90 paket proyek yang belum masuk lelang tersebut, semuanya terdapat di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon. Dia berharap, pada awal September 2022 nanti,  100 persen proyek sudah dilelangkan.

Demikian dikatakan Kabag Barjas Setda Kabupaten Cirebon, Jois Putra. Menurutnya,  sejauh ini lelang kegiatan fisik belum 100 persen. Targetnya, awal september semua kegiatan fisik itu sudah berkontrak.

Baca Juga : Tarik Minat Pelancong, Pelaku Wisata di Magelang Tawarkan Paket Wisata Kendarai VW

"Kegiatan fisik yang belum masuk lelang dari DPUTR 80 paket di Bidang Bina Marga (BM) dan 10 paket di Bidang Sumber Air (SA). Totalnya, ada 90 paket," kata Jois, Senin (15/8).

Ia menjelaskan, belum diajukannya lelang dari DPUTR itu, lantaran ada perbaikan Kerangka Acuan Kinerja (KAK). Kaitanya  dengan jangka waktu pelaksanaan. Artinya, kalau di Bidang SA tidak ada masalah. Hanya di Bidang BM saja yang mengalami perbaikan.

"Riview atau perbaikan KAK itu kaitan dengan jangka waktu pelaksanaan yang diubah. Sebab, di KAK nya empat bulan. Sedangkan waktu tidak memungkinkan," ungkapnya.

Baca Juga : Pemkab Cirebon Laksanakan Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

Jois melanjutkan, jika KAK yang diubah itu selesai semua, maka akan segera dilakukan lelang.  Pada intinya dari semua proses lelang tidak ada masalah. Dan dipastikan Awal September 2022 selesai semua. Paling lambatnya di pertengahan September.

Halaman :


Editor : asayuti