• Command Center Permudah Informasi Daerah

    Oleh : Inilahkoran11 Mei 2018 12:13

    INILAH, Bandung - Provinsi Jawa Barat merealisasikan kehadiran smart province dengan implementasi pusat kendali (command center) berbasis teknologi informasi komunikasi (TIK).


    Kepala dinas kominfo prov jabar, Hening Widiatmoko mengaku, Command Center Jabar dibangun Dinaskominfo Provinsi Jawa Barat bertujuan untuk mengumpulkan, memproses data dan informasi yang dibutuhkan agar dikelola (manage) untuk mendapatkan respon dan keputusan-keputusan cepat.


    Command Center Provinsi Jabar menjadi sarana untuk mengevaluasi, monitoring dan menjalankan urusan wajib kewenangan provinsi yang merupakan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan tata ruang, perumahan rakyat dan kawasan permukiman, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat dan sosial,”tutur Hening.


    Menurut dia, aplikasi yang tersedia telah terintegrasi dengan baik adalah RKPD Online; SIPKD; Atisisbada ; E-Monev; e-Sakip; Sidadali. Seluruh aplikasi ini yg ada di Pemprov Jabar dapat diakses di Command Center.


    Hingga saat ini, selain aplikasi tersebut diatas, terdapat 9 aplikasi tampil lainnya diantaranya dari Bapenda dengan SiPaten dan CCTV Kantor Pelayanan, BPBD dengan Peta Daerah Rawan Bencan, Kondisi Cuaca dan Peta Bencana, Dinas ESDM dengan Sertifikat Layak Operasional, Disperindag dengan Informasi harga dan Disdukcapil dengan Data Kependudukan. Untuk mengetahui kondisi lalulintas di jalan provinsi tersedia aplika CCTV.


    Di Command Center ini, Gubernur/Wakil Gubernur Jabar dapat mengetahui secara real time pendapatan asli daerah (PAD) yang masuk ke Kas Daerah (Kasda) saat itu. Command Center akan menayangkan secara real time persentase PAD yang masuk disertai grafik setiap organisasi perangkat daerah (OPD) yang menghasilkan PAD. Semua data, gambar, grafik dan keterangan PAD itu diambil melalui intranet dengan menggunakan jaringan fiber optik (FO) ke Data Center dan OPD-OPD,”paparnya.


    Pimpinan tentu saja dipermudah untuk mengambil keputusan dengan keberadaan Command Center. Melalui teknologi informasi, Pemprov Jabar akan semakin bisa mengoptimalkan mata, telinga, kaki dan tangannya dalam merespons berbagai keluhan maupun pengaduan masyarakat atas pelayanan yang jadi tugas pokok dan fungsinya (tupoksinya).


    Di era digital tidak ada sekat dan jarak bagi masyarakat untuk melakukan aduan ke Pemprov Jabar. Lewat smart province, seluruh masyarakat bisa berpartisipasi sebagai mata dan telinga pemprov. Dari urusan kesehatan, pendidikan, infrastruktur dan sebagainya. (*)


    TAG :


    Berita TERKAIT