Arab Saudi Berbaikan dengan Irak

Arab Saudi Berbaikan dengan Irak
INILAH, Bandung--Arab Saudi membuka kembali konsulatnya di Baghdad, Irak untuk pertama kali dalam waktu hampir 30 tahun.
 
Konsulat, yang mengeluarkan visa bagi warga Irak itu secara resmi dibuka dalam sebuah acara yang digelar, Kamis (4/4/2019), di Zona Hijau Baghdad yang dijaga ketat. Pada acara itu, Menlu Irak Mohamed Alhakim menaikkan bendera Saudi sehingga berkibar di atas bangunan konsulat Saudi itu.
 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Irak, Ahmad Sahhaf, mengatakan pembukaan konsulat itu diperkirakan akan menguntungkan kedua negara.
 
"Ini akan bermanfaat positif bagi para investor dan mereka yang ingin menunaikan ibadah haji," katanya kepada Associated Press.
 
Ia mengatakan, Irak saat ini juga sedang mengusahakan pembukaan kembali pintu perbatasan Irak dengan negara tetangganya di Selatan itu.
 
Hubungan Saudi dan Irak telah lama mengalami banyak pasang surut. Saudi memutus hubungan dengan Irak ketika negara itu menginvasi Kuwait pada 1990. Hubungan diplomatik kembali dijalin pada 2015 sewaktu Riyadh mengirim duta besarnya ke Baghdad. Hubungan kian membaik ketika Menlu Saudi saat itu, Adel Al-Jubeir, berkunjung ke Irak untuk pertama kalinya pada 2017.
 
Namun layanan konsulat tidak dipulihkan sampai saat ini. Warga Irak yang membutuhkan visa ke Saudi harus mengajukan aplikasinya ke Kedubes Saudi di Yodania.
 
Riyadh berusaha mempererat hubungan dengan Irak untuk mengonter pengaruh regional Iran yang kian berkembang, sementara Baghdad berusaha menarik investasi Saudi untuk memicu pertumbuhan ekonominya.(job iqbal, sumber: inilah.com)