Bakesbangpol Kota Bandung Dorong Terwujudnya Pemilu Aman

Bakesbangpol Kota Bandung Dorong Terwujudnya Pemilu Aman

PEMKOT Bandung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus melakukan berbagai langkah strategis dalam mendorong suksesnya pelaksanaan Pemilu Serentak, Pileg dan Pilpres 2019. Targetnya, tak lain terwujudnya Pemilu yang aman, damai dan sejuk.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung bersama penyelenggara Pemilu 2019 di Hotel Grand Asrilia, Kota Bandung, Jumat (12/4/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Bandung, Oded M Danial, Wakil Wali Kota, Yana Mulyana, Sekretaris Daerah, Ema Sumarna, Kapolrestabes Kota Bandung, Kombes Pol Irman Sugema, Dandim 0618/BS Letkol Inf‎ M. Herry Subagyo, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bandung, dan Ketua Pengadilan Negeri Kota Bandung, serta para tamu undangan lainnya.

Rapat koordinasi tersebut dilakukan sebagai upaya mendorong terciptanya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kota Bandung yang aman, damai dan sejuk. Rakor juga sebagai upaya memantau kesiapan pelaksanaan serta mendorong naiknya partisipasi pemilih di Kota Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Bandung Oded M. Danial berpesan kepada seluruh petugas dalam Pemilu 2019 untuk selalu mengedepankan kondusifitas dan kenyamanan dalam melaksanakan Pemilu 2019. Selain itu, aparut di kewilayahan diminta untuk mendorong masyarakat tidak golput.

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung, H. H. Ferdi Ligaswara,S.H.,M.H mengungkapkan, dalam menghadapi Pilkada Serentak 2019, Pemerintah Kota Bandung bertekad untuk menjadikan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk. Karena itulah berbagai langkah strategis terus dilakukan Bakesbangpol baik dalam mendorong perwujudan kondusifitas maupun tingkat partisipasi masyarakat. Artinya menurut Ferdi, bagaimana partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya meningkat di bandingkan pemilihan-pemilihan sebelumnya.

Menurut Ferdi, selain membangun koordinasi dengan berbagai pemangku kebijakan serta berbagai unsur, Bakesbangpol juga terus mensosialisasikan serta pembinaan kepada pemilih  pemula Kota Bandung. "Secara berkala, kita terus membangun komunikasi dan mengadakan pertemuan termasuk dengan melibatkan TNI/Polri, serta unsur penyelenggara pemilu. Termasuk kegiatan rapat koordinasi Forkopimda bersama penyelenggara pemilu," ujarnya.

Ferdi mengungkapkan, disamping koordinasi, sosialisasi juga menyisir berbagai kelompok mulai dari pemilih pemula, kaum difabel serta kelompok masyarakat lainnya. "Ada banyak jejaring di Kota Bandung yang kami manfaatkan. Jejaring itu kuat sampai ke tingkat RW. Jaringan dan mitra strategis ini berupaya misalnya kalau ada yang menyebarkan informasi negatif tentang kebijakan pemerintah, kami mudah mencari data info di jaringan intel daerah,” ungkapnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan, akan terus memantau pelaksanaan Pemilu hingga hari pencoblosan nanti. Pemkot Bandung akan terus memantau kesiapan penyelenggaranaan Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg).

Yana mengatakan penyelenggaraan pemilu memang jadi kewenangan KPU didampingi Bawaslu. Namun Pemkot Bandung hadir untuk mendukung kesuksesan Pileg dan Pilpres 2019. "Insya Allah semua sudah siap menghadapi 17 April. Tapi kita akan tetap memantau terus bersama teman-teman KPU. Sekecil apa pun permasalahannya, kita tangani bersama,‎" kata Yana.(adv)