Napi Teroris Masuk DPT, Abubakar Ba'asyir Ogah Nyoblos

Napi Teroris Masuk DPT, Abubakar Ba'asyir Ogah Nyoblos
Abubakar Baasyir (kiri)

INILAH, Bandung – Sebanyak 128 napi terorisme di Lapas Gunung Sindur masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Namun, napi dikabarkan teroris Abubakar Ba’asyir tidak akan menggunakan hak pilihnya, baik Pilpres ataupun Pileg.

 

 

Kadivpas Kanwil Kemenkum HAM Jabar Abdul Aris mengakui sudah menerima laporan soal Abubakar Ba’asyir yang tidak akan menggunakan hak pilihnya saat Pilpres dan Pileg yang akan berlangsung pada 17 April 2019 nanti.

 

"Yang bersangkutan menyampaikan ke Kalapas Gununng Sindur  tidak akan memberikan hak pilih," katanya saat mengunjungi Lapas Sukamiskin, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Senin (15/4/2019).

 

Soal keinginan Abubakar yang tidak akan mencoblos, Abdul Aris mengaku itu merupakan haknya dan tidak akan dipermasalahkan. Pihaknya tetap memfasilitasi sebagai warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.

 

Sementara, lanjutnya, napi teroris yang ada di Gunung Sindur dari total 178 napi teroris, mereka yang masuk dalam DPT hanya sekitar 112 narapidana.

 

"Intinya kita tetap memfasitasi agar mendapatkan DPT. Mau memilih atau enggak ya terserah dia," ujarnya.

 

Hingga April 2019, DPT di seluruh rutan dan lapas di Jabar mencapai `15.355 orang dengan jumlah TPS sebanyak 92.

Loading...