2019, Produsen Perhiasan CMK Bidik Pertumbuhan 30%

2019, Produsen Perhiasan CMK Bidik Pertumbuhan 30%
Foto: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - PT Central Mega Kencana (CMK) meyakini perekonomian Indonesia pada 2019 ini tetap akan tumbuh positif. Untuk itu, perusahaan yang menaungi merek dagang perhiasan Mondial, Frank & co, Miss Mondial, dan The Palace membidik target pertumbuhan bisnis yang relatif realistis.

General Manager of Marketing & Communication PT CMK Gloria Tobing mengatakan, pada 2018 lalu pihaknya membukukan pertumbuhan sekitar 30%. Berdasarkan hal itu, dia pun menyebutkan target pada 2019 ini relatif sama dengan tahun sebelumnya.

"Untuk growth tahun ini, targetnya sama dengan pertumbuhan 2018 yang mencapai 30%," kata Gloria di sela pameran perhiasan berlian Dazzling Jewelry Festival (DJF) 2019 di Bandung, Kamis (18/4/2019).

Menurutnya, Bandung merupakan pasar potensial selain Jakarta, Medan, dan Surabaya. Untuk itu, gelaran DJF diboyong ke Bandung selama dua pekan ke depan. Pameran perusahaan ritel perhiasan berlian DJF 2019 itu diadakan di Mall 23 Paskal Bandung pada 17-28 April 2019.

Pameran DJF kali ini diakuinya relatif istimewa. Pasalnya, sebelumnya tempat diselenggarakannya pameran ini selalu di Jakarta. Khusus tahun ini, pameran tersebut digelar secara serentak di dua kota berbeda yaitu Bandung dan Semarang.

Gloria menyebutkan, selain mengadakan pameran insidental pihaknya membuka toko perhiasan di sejumlah titik di Kota Bandung. Dibukanya outlet itu pun berdasarkan tingginya animo pasar Bandung terhadap produk perhiasan berlian.

"Di Bandung, toko kita ada di Istana Plaza, TSM (Trans Studio Mall), dan Mall 23 Paskal," imbuhnya.

Dia menambahkan, setiap merek dagang yang dinaungi PT CMK tersebut menargetkan pasar yang berbeda. Konsekuensinya, setiap merek dagang itu memiliki karakter desain yang berbeda pula. 

Khusus mengenai gelaran DJF 2019 itu, Gloria mengaku gelaran itu sesuai dengan melihat tingginya animo pecinta perhiasan di Bandung. Pihaknya mengharapkan kehadiran pameran ini dapat mempermudah masyarakat dalam memenuhi segala kebutuhan perhiasan.

"Selama 12 hari pameran, kita menargetkan trafik bisa mencapai di atas 15 ribu pengunjung. Di pameran ini kita mengenalkan perhiasan ke generasi milenial sebagai pasar potensial," ucap Gloria.