Pj Sekda Purwakarta: Perlu Unit Khusus Keloka Pariwisata 

Pj Sekda Purwakarta: Perlu Unit Khusus Keloka Pariwisata 
Taman Sri Baduga di Kabupaten Purwakarta. (Net)

INILAH, Purwakarta - Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Purwakarta, Iyus Permana mengakui adanya kerusakan bangku penonton di Taman Sri Baduga Situ Buleud. 

Memang, kata dia, sejak pembangunannya selesai pada 2017 lalu, sampai saat ini belum ada perbaikan lagi yang dilakukan pemerintah. 

"Kalau bangku pasti cepat rusak, karena bahannya kayu. Untuk perbaikannya memang belum dilakukan. Selama ini, pemkab hanya menganggarkan Rp20 juta per bulan, itupun hanya untuk operasional termasuk untuk bayar listrik," ujar Iyus akhir pekan kemarin. 

Selama ini, kata Iyus, Tamah Sri Baduga itu dikelola oleh pemerintah. Makanya, sampai saat ini segala fasilitasnya digratiskan. Namun demikian, kedepan pemerintah akan membentuk unit kerja khusus untu mengelola taman tematik ini. 

"Kalau mau terawat maksimal, memang harus ada pengelola khusus Taman Sri Baduga di luar dinas yang ada," jelas dia. 

Karena itu, kedepan akan ada regulasi yang mengatur hal tersebut. Karena, pemerintah telah membuat peraturan daerah untuk membentuk unit pengelola khusus ini. Sebenarnya, saat ini proses pembuatan Perda tersebut dinyatakan selesai di tingkat daerahnya. 

"Perda itu sebenarnya sudah jadi, tinggal menunggu pengesahan dari pemerintah provinsi. Mudah-mudahan bisa selesai secepatnya," kata Iyus.

Dia menjelaskan, salah satu alasan pembentukan pengelola khusus adalah untuk memanfaatkan potensi pariwisata yang ada. Tujuannya, tentu untuk menarik potensi pendapatan daerah.

Dengan adanya regulasi ini, kedepan bisa jadi akan ada tiket khusus ke lokasi wisata yang dikelola pemerintah. Nanti, hasil dari pendapatan penjualan tiket ini bisa digunakan untuk biaya pemeliharaan fasilitas umumnya. (Asep Mulyana)