KPU Jabar Upayakan Santunan untuk Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal

KPU Jabar Upayakan Santunan untuk Keluarga Anggota KPPS yang Meninggal
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Bandung- Ketua KPU Jabar, Rifqi Ali Mubarok, KPU Jabar akan mengupayakan santunan bagi keluarga KPPS yang meninggal dan terkena musibah. 

Saat ditanya tentang aturan pemberian santunan bagi anggota KPPS yang meninggal dunia ini, Rifqi mengatakan memang kesulitan mendapat peraturan yang mengatur pemberian santunan tersebut. 

Namun, pihaknya tengah membahas santunan tersebut dengan Pemprov Jabar. "(Santunan) itu agak susah. Itu kan tidak mengenal santunan. Bahkan tadi kita sudah koordinasi dengan pemerintah provinsi, akhirnya kita upayakan ada santunan," ujar Rifqi.

Saat ini, kata dia, pihaknya sedang  mendata semua musibah yang terjadi selama penyelenggaraan Pemilu 2019. Tidak hanya yang meninggal dunia, pihaknya tengah mendata yang sakit akibat kelelahan bertugas menyelenggarakan Pemilu.

"Termasuk yang sakit. Kita masih mendata. Kelihatannya banyak juga. Bisa jadi faktor usia, kemudian punya rekam medis sakit, dan juga durasi waktu pemungutan suara yang lama," katanya.

Rifqi mengatakan, pada awal rekrutmen anggota KPPS, sudah disampaikan persyaratannya, termasuk mereka sudah menjalani tes kesehatan. Namun,  masalah di lapangan sebenarnya, banyak yang siap jadi anggota KPPS karena secara persyaratan memenuhi, tetapi tidak banyak yang mau. 

"Kan gitu ya. Maka kemudian yang sekarang di TPS itu adalah yang siap dan mau. Dan itu akan sangat luar biasa kesukarelaannya dengan honor tidak seberapa tapi mereka kerja full," katanya. (Rianto Nurdiansyah)