MPP Kota Bogor Terapkan Sistem Berbasis Online

MPP Kota Bogor Terapkan Sistem Berbasis Online
Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor hadir dengan konsep berbeda dari daerah lain. (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor – Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor hadir dengan konsep berbeda dari daerah lain, yakni berbasis online. Karena itu, pelayanan akan lebih mudah dengan masyarakat bisa mendaftar secara online. Selain cepat, data-datanya akan lebih terjaga.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor Denny Mulyadi mengatakan, saat ini pemenang lelang proyek senilai Rp1,6 miliar untuk pekerjaan konstruksi MPP telah didapatkan dari CV  Safira Karya. Dengan didapatkannya pemenang lelang untuk proses pembangunan diharapkan terlaksana lebih cepat. 

“Direncanakan MPP Kota Bogor akan launching pada Juli 2019. Mudah-mudahan bisa terlaksana lebih cepat, sesuai dengan jadwal. Jadi awal bulan Juli mungkin bisa launching,” ungkap Denny kepada INILAH, Minggu (21/5/2019).

Denny melanjutkan, di samping pengerjaan konstruksi, saat ini pihaknya terus mensinergikan bisnis proses yang ada di MPP dengan beberapa stakeholder. Ia  mencatat ada 14 stakeholder yang akan membuka pelayanannya dalam MPP di lantai dasar Mal Lippo Kebon Raya itu. 

“Termasuk salah satunya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor untuk bantuan pelayanan hukum. Dengan begitu, saat launching pelayanan sudah berjalan baik. Kami juga akan mengadakan simulasi di bulan Mei 2019. Dengan simulasi, pada saat launching sudah berjalan baik, sementara untuk penyempurnaan sambil berjalan pasca 
launching,”  bebernya.

Denny menegaskan, MPP Kota Bogor akan ada satu model baru yang berbeda dengan MPP di daerah lain. Pasalnya, akan berbasis online. Hal itu dilatarbelakangi oleh beberapa stakeholder di Kota Bogor yang telah melakukan pelayanan berbasis online. 

“Jadi beberapa stakeholder yang sudah berbasis online langsung difasilitasi MPP Kota Bogor. Namanya Graha Tiasa MPP Kota Bogor. Jadi segala sesuatu serba mudah dan bisa,” jelasnya.

Denny menekankan, meski begitu, pelayanan stakeholder yang hadir di MPP Kota Bogor akan tetap ada di kantornya masing-masing. Karena ada beberapa pelayanan yang tidak bisa dilayani di MPP Kota Bogor seperti Imigrasi hanya melayani perpanjangan paspor di MPP sementara pembuatan baru tetap di kantornya. 

“Di masing-masing dinas tetap ada pelayanan, tapi yang bisa selesai saat itu juga bisa dilayani di MPP,” pungkasnya. (rizki mauludi)