Bima-Dedie Kenalkan Program Bogor Berlari 

Bima-Dedie Kenalkan Program Bogor Berlari 
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor periode 2019-2024 Bima Arya - Dedie A Rachim tidak akan mengusung program kerja 100 hari seperti daerah lainnya. Pasangan ini mengenalkan program Bogor Berlari untuk memajukan dan mengembangkan Kota Bogor secara cepat.

Bima Arya mengenalkan program Bogor Berlari dalam acara Inagurasi pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor di Balai Kota Bogor, Minggu (21/4/2019) siang. Acara turut dihadiri para pejabat tinggi, tokoh-tokoh nasional dan politisi di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, serta Eko Patrio dan Primus Yustisio.

"Saya ingin sampaikan pada hari ini bahwa tidak ada program kerja 100 hari karena Pemkot Bogor setiap hari akan terus berlari, akan berlari untuk menghantarkan warganya menjadi warga yang bangga atas Kota Bogor," ungkap  Bima didampingi Dedie.

Bima meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bogor agar menyiapkan stamina, jiwa dan raga untuk berlari menjemput masa depan serta wujudkan mimpi-mimpi dari warga Kota Bogor.

"Maka dari itu bapak-bapak dan ibu-ibu serta seluruh warga Kota Bogor sekalian, mari kita wujudkan Bogor Berlari," jelasnya.

Sementara itu, Dedie A Rachim mengaku selalu siap untuk menjalankan tugas-tugas yang diamanahkan Wali Kota.

"Saya dalam kesempatan ini hanya ingin menyampaikan satu hal saja. Paling penting sebagai Wakil Wali Kota Bogor, sebagaimana yang ditulis dalam peraturan perundang-undangan adalah membantu wali kota. Jadi yang sudah dipaparkan kang Bima tadi, insya allah akan saya dukung secara tulus," tambahnya.

Pasangan Bima-Dedie memiliki Visi mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota Ramah Bagi Keluarga dan Misi mewujudkan Kota Bogor yang sehat, cerdas dan sejahtera. Adapun program unggulan yaitu pengembangan jasa dan ekonomi kreatif, penguatan spiritualitas dan nilai budaya untuk keluarga tangguh dan masyarakat madani, pengembangan tata kelola pemerintah yang kolaboratif, transparan dan melayani. (Rizki Mauludi)