Merasa Dicurangi, Caleg PDIP Ngadu ke Bawaslu Kab Bogor

Merasa Dicurangi, Caleg PDIP Ngadu ke Bawaslu Kab Bogor
Bukti kecurangan pemilu yang diperlihatkan caleg PDIP Bayu Baskara ke Bawaslu Kab Bogor. (Reza Zurifwan)

 

INILAH, Bogor- Pemilu 2019 masih menyisakan banyak masalah. Seorang caleg DPRD Kabupaten Bogor mengadu ke Bawaslu. “Kami tunggu rekomendasi Panwas,” ujar Ketua KPU Ummi Wahyuni.

Calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Bogor daerah pemilihan (Dapil) VI dari PDI Perjuangan, Bayu Baskara mengadukan dugaan kecurangan rekapitulasi suaranya ke Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor.

Dengan disertai bukti fotokopi formulir C1 dan ditemani anggota DPRD Kota Bogor Atty Soemadikarya, ia meminta Bawaslu Kabupaten Bogor menyelidiki berkurangnya perolehan suara dirinya di TPS 16 Desa Pabuaran, Kemang.

“Saya mendapatkan laporan temuan berkurangnya suara saya di TPS 16 Desa Pabuaran tersebut, dari harusnya 38 suara menjadi 8 suara saja. Saya meminta Bawaslu Kabupaten Bogor menyelidiki kejadian ini dan mengembalikan perolehan suara saya,” ucap Bayu kepada wartawan, Senin (22/4).

Dia berharap, kekeliruan data perolehan suara ini merupakan satu kelalaian. Bisa saja karena petugas Panitia Pemilihan Suara (PPS) maupun Petugas Pemilu Kecamatan (PPK) kelelahan.

“Saat ini saya masih berpikir positif dan saya minta semua pihak monitor serta mengawal perhitungan di PPK hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor,” harapnya.

Sementara Atty khawatir kejadian ini menjadi dampak negatif sebuah pesta demokrasi di Bumi Tegar Beriman. Ia berjanji jika ada pihak-pihak yang sengaja melakukan kecurangan atau konspirasi, ia akan mempidanakan oknum tersebut.

“Jika ada pihak atau oknum yang bermain, konspirasi yang masif dan merugikan Bayu Baskara, saya tidak segan-segan melaporkan mereka ke pihak kepolisian. Saya percayakan kasus ini ke Bawaslu Kabupaten Bogor untuk bertindak cepat dan menindak jika sudah ditemukan pelaku pelanggaran pemilu ini. Kami ingin kompetisi ini harus berjalan pada  garis konstitusi,” tegas Atty.

Staf Bawaslu Kabupaten Bogor Ali Azmi  yang menerima dugaan laporan kecurangan ini menuturkan pihaknya, terutama Divisi Penindakan Pelanggaran Pemilu, akan menindaklanjuti kasus ini.

“Laporan dugaan kecurangan ini masih kami dalami dan akan mencari penyebab kekeliruan perolehan suara ini. Kami akan mintai keterangan petugas PPS, pengawas TPS, panitia pengawas kecamatan (Panwascam) maupun petugas PPK Kemang,” tutur Ali.

Menanggapi laporan dugaan kecurangan rekapitulasi suara, Ketua KPU Kabupaten Bogor Ummi Wahyuni menyambut baik laporan tersebut. 
Menurutnya, ini waktu yang tepat untuk merevisi data yang salah.

“Jika ada rekapitulasi suara yang salah, kami akan tunggu rekomendasi dari Panwascam Kemang. Petugas kami, dalam hal ini PPK, siap merevisi data perolehan suara yang salah,” tukas Ummi. (Reza Zurifwan)

Loading...