Bima Siagakan Tenaga Medis Untuk Pejuang Demokrasi

Bima Siagakan Tenaga Medis Untuk Pejuang Demokrasi
Foto: INILAH/Rizki Mauludi

INILAH, Bogor – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menjenguk dan berziarah kepada petugas penyelenggaraan Pemilu 2019 di Kota Bogor yang mengalami sakit serta meninggal dunia, Selasa (23/4/2019). Bima mengintruksikan petugas tenaga medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor segera terjun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Diketahui setelah anggota KPPS Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Bogor Selatan, Risty Miranda, Ketua KPPS 74 Kecamatan Bogor Utara Anwar Sofyan Harahap warga jalan Balimbing 5 RT03/13, Bogor Utara meninggal dunia pada Selasa (23/4/2019) pagi. Total ada dua orang meninggal serta tujuh orang dirawat di rumah sakit.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, ada isu tentang penyelenggara yang kelelahan, dua data meninggal dan sejumlah petugas dirawat. Dirinya pun melakukan takziah menjenguk yang sakit serta melayat yang meninggal.

"Saya akan memonitor langsung tempat-tempat penghitungan," ungkap Bima di sela menjenguk petugas penyelenggara pemilu.

Bima melanjutkan, dirinya meminta Dinkes Kota Bogor menyiagakan ambulans serta tenaga medis mengecek kondisi fisik semua petugas penyelenggara supaya tidak ada lagi korban.

"Ya kalau meninggal ada asuransi, tapi kalau yang sedang dirawat akan bantu semua proses, BPJS dan kebutuhan di rumah sakit," tutur Bima.

Sementara itu, Ketua KPUD Kota Bogor Samsudin mengatakan, saat ini langkah antisipatif memeriaksa kondisi fisik, jantung dan lainnya. Sampai sejauh ini atensi yang dilakukan adalah melayat ke rumah duka, bertakziah ke rumah sakit.

"Untuk yang meninggal dan dirawat kami bantu sesuai dengan kemampuan. Terkait adanya santunan dari KPU RI, kami masih menunggu. Kami diminta membuat list daftar yang mengalami musibah dan disetorkan ke KPU RI," ungkapnya.

Samsudin menjelaskan, pihaknya menunggu konfirmasi terkait santunan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Karena berbicara musibah tidak bisa diatur, hari ini yang sudah diapresiasi laporan yang kemarin masuk," terangnya.

Terpisah, Wakapolresta Bogor Kota AKBP Adiwijaya menjelaskan, anggota TNI dan Polri yang menjaga masih dalam keadaan aman dan sehat.

"Saya berharap hingga akhir nanti para anggota masih dalam keadaan sehat. Dalam pelaksanaan pleno bisa dituntaskan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)