PKS Usul Pemilu 2024 Gunakan E-Voting

PKS Usul Pemilu 2024 Gunakan E-Voting
Presiden PKS Sohibul Iman. (Antara Foto)

INILAH, Jakarta- Pemilu tahun ini banyak memakan korban. Ratusan petugas KPPS meninggal dunia. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun mengusulkan perubahan sistem pelaksanaan.

Presiden PKS Sohibul Iman mengatakan, sistem pemilu yang dilaksanakan sebaiknya memanfaatkan perkembangan teknologi saat ini yaitu dengan menggunakan mekanisme elektronik voting (e-voting). 

Salah satu negara yang telah sukses menyelenggarakan pemilu dengan menggunakan sistem e-voting yaitu India. Menurutnya Indonesia bisa belajar dari negeri Hindustan tersebut terkait bagaimana mekanismenya. 

"Tentunya kebijakan ini butuh investasi besar baik dari sisi infrastruktur maupun SDM-nya," kata Sohibul kepada media di Jakarta, Rabu (24/4).

Pelaksanaan pemilu dengan menggunakan mekanisme pemungutan suara secara elektronik sendiri bukanlah sesuatu yang asing. 

Lembaga Internasional Pemilu dan Demokrasi (IDEA), yang berkantor pusat di Stockholm, Swedia, menyebut sudah ada sekitar 32 negara yang menerapkan electronic voting dalam kegiatan pemilunya.

Negara-negara tersebut antara lain Swiss, Kanada, Australia, AS (hanya di beberapa negara bagian), Jepang, Korea Selatan, hingga India.

India merupakan contoh yang tepat bila berbicara tentang e-voting. Sistem pencoblosan secara elektronik ini sudah mereka terapkan sejak beberapa dekade silam, tepatnya saat pemilihan Majelis Konstituante di Kerala pada 1982.

Pemilu serentak tahun ini telah memakan korban 119 Jiwa. Para anggota KPPS, itu diyakini meregang nyawa karena kelelahan. (Daulat Fajar)

Loading...