Pos Indonesia Tingkatkan Layanan Postal ke Perkampungan

Pos Indonesia Tingkatkan Layanan Postal ke Perkampungan
istimewa

INILAH, Bandung - Direktur utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan, persaingan jasa logistik sekarang ini luar biasa. Meski demikian, Pos Indonesia tidak merasa khawatir.

"Salah satu yang menjadi keunggulan kita yaitu ketersebaran dari Sabang sampai Merauke, dari Talaud sampai Pulau Rote," kata Gilarsi, belum lama ini.

Menurutnya, keberadaan Pos Indonesia tidak dibagi dari kepadatan ekonomi. Namun, keberadaannya lebih kepada keberadaan geografis atau geographical presence.

"Jadi, batas negara ada dimana kami harus hadir sampai batas negara itu. Karenanya, kami tersebar di seluruh Indonesia," ucapnya. 

Gilarsi mengakui, perilaku pasar sekarang jauh berbeda dengan sebelumnya. Pos Indonesia pun kini tidak lagi menggunakan cara lama yang mengharuskan pelanggan yang ingin berkirim surat atau barang harus mencari dan mendatangi kantor pos. 

"Sekarang, kalau perusahaan logistik itu mau tidak mau harus jemput bola. Artinya, ada orang lain yang mau jemput barang," ujar dia.

Dia menjelaskan, kini pihaknya berupaya untuk meningkatkan layanan postal sampai ke level perkampungan. Cara yang ditempuh yakni dengan memberdayakan masyarakat setempat menjadi agen pos. 

Pos Indonesia diakuinya kini memiliki lebih dari 5.000 agen yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun, dari sekian banyak agen itu belum sepenuhnya mengikuti kaidah baru yang diterapkan. 

"Nantinya, kehadiran dan transformasi Pos akan disesuaikan dengan kepadatan e-commerce," tandasnya (Yogo Triastopo)