Persib Perpanjang Rekor Buruk di Samarinda

Persib Perpanjang Rekor Buruk di Samarinda
Pelatih Persib Miljan Radovic

INILAH, Samarinda - Persib Bandung memperpanjang rekor buruknya saat berhadapan di Samarinda. Digelar di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (24/4/2019), Maung Bandung kalah dari Borneo FC dengan skor 1-2. 

Dalam leg pertama babak delapan besar Piala Indonesia ini merupakan kekalahan ketujuh Persib dari delapan pertemuannya dengan Pesut Etam di Samarinda. 

Meski demikian, pelatih Persib, Miljan Radovic ogah menanggapi statistik buruk yang dialami timnya itu. Sebab, dalam sepak bola statistik itu bukan acuan.

"Saya tidak suka bicara statistik. Kadang bisa bagus dan tidak. Dalam sepak bola statistik bisa benar dan salah. Saya tidak mau terlalu banyak berbicara mengenai statistik," ungkap Radovic seusai pertandingan.

Namun Pelatih asal Montenegro ini tak memungkiri kekalahan ini membuatnya kecewa. Padahal secara permainan, para pemainnya menunjukkan permainan yang gemilang.

"Kita datang ke sini hari ini dan kami bermain bagus. Tapi ini pertandingan yang berat, permainan penuh taktik. Tapi, sebelum kami datang ke sini, saya hanya berbicara kita membutuhkan gol. Dan itu terjadi, tapi kita kalah," katanya. 

Radovic akui hasil ini sangat tidak bagus untuk tim, namun ia percaya di leg kedua yang akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Senin (29/4/2019) timnya bisa membalas kekalahan dan lolos ke babak semifinal.

"Di leg kedua kami akan tunjukkan kualitas, dan saya yakin kami bisa lolos. Tapi hari ini, kami bisa melawan 11 pemain tapi kalau 12 pemain itu sulit. Hanya itu komentar saya. Tapi kita konsentrasi untuk tim kami untuk bisa lebih baik, kami akan terus berjuang. Saya pikir ke depan kita akan lebih kuat dan bisa lolos," tegasnya. 

Radovic juga mengaku sudah mengantongi kekurangan yang ada pada timnya. Diharapkan dalam sisa waktu sebelum pertandingan dimulai, segala kekurangan yang ada bisa teratasi.

"Ketika kami datang ke sini kami bermain dengan fighting spirit seratus persen untuk semua bola dan semua duel. Tapi ketika kami kalah seperti ini, ini tidak mudah. Tapi, besok adalah hari yang baru. Di pertandingan selanjutnya, kami harus lebih kuat, karena pertandingan akan berlangsung di Bandung. Kamu tahu, kita punya gol tandang, dan ini modal kami untuk leg kedua di Bandung," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar)