Pos Indonesia Fokus Kembangkan Poslog

Pos Indonesia Fokus Kembangkan Poslog
istimewa

INILAH, Bandung - Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono mengatakan, saat ini pihaknya fokus mengembangkan anak perusahaannya, PT Pos Logistik Indonesia (Poslog). Menurutnya, inovasi dibutuhkan untuk mendongkrak nilai kapitalisasinya.

"Sekarang, Poslog sedang kita kembangkan untuk memiliki bisnis trading logistik dan kurir. Yang di layanan keuangan, kalau bisa membantu untuk memberi solusi," kata Gilarsi, belum lama ini.

Dia menuturkan, di Indonesia ini belum ada satu pun perusahaan yang kuat melayani layanan cash on delivery (COD). Padahal, masyarakat dalam hal ini buyer dinilai relatif menginginkan metode pembayaran tersebut.

Hal itu diakuinya sebagai peluang yang bisa dimanfaatkan salah satu anak perusahaan jasa finansial yang ada di bawah PT Pos Indonesia. Tujuannya, bisa melayani permintaan konsumen dan layanan COD bisa berjalan dengan baik.

"Saya ingin dua perusahaan ini (Poslog dan Posfin) bisa bertransformasi dan bisa mengikuti jejak Tokopedia dan perusahaan unicorn yang lain yang nilainya mencapai US$ 1 miliar. Ini sangat menantang, tapi saya percaya bisa tercapai," ucapnya.

Gilarsi menyebutkan, DHL dan Deutsch Post merupakan model ideal. Dia mengakui, Deutsch Post membeli perusahaan logistik DHL yang kemudian dibesarkan dan bisa go global. Inilah yang kini ada dalam pemikiran untuk mengembangkan anak perusahaan Pos Indonesia.

"Yang go global, bukan Pos Indonesia. Tapi, Poslog dan Posfin bisa (go global). Tentu, untuk mewujudkan itu kita menyiapkan diri meskipun dengan segala keterbatasan," ujarnya. 

Lebih jauh Gilarsi menyebutkan, sumber daya manusia yang ditempatkan di Poslog itu memiliki kompetensi dalam penanganan supply chain management.Bisnis logistik diakuinya selalu dibutuhkan setiap industri.

Setiap industri membutuhkan layanan logistik untuk mengelola aktivitas supply chain-nya. Mulai dari pergerakan barang masuk, proses produksi, barang jadi, hingga distribusi ke konsumen akhir. (Yogo Triastopo)