Emil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka KPK

Emil Prihatin Wali Kota Tasikmalaya Jadi Tersangka KPK
Foto: Humas Pemprov Jabar

INILAH, Bandung-Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil turut prihatin setelah mendengar kabar Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terlebih, sejauh ini dia kerap mewanti-wanti setiap kepala daerah Jabar untuk mengedepankan profesionalisme dan integritas tatkala menjalankan tugas. 

"Saya atas nama Gubernur Jabar sangat prihatin mendengar kabar hari ini yang beredar terkait penetapan tersangka Wali Kota Tasikmalaya oleh KPK. Di berbagai kesempatan saya selalu mengingatkan tentang tiga nilai dalam menjadi pemimpin. Satu menjaga integritas, kedua melayani sepenuh hati, tiga profesionalisme," ujar Ridwan Kamil, Kamis(24/4/2019).

Sebagai Gubenur dia menyerahkan sepenuhnya segala prosedur terkait masalah tersebut kepada hukum yang berlaku. Menurut dia, hukum yang akan diberlakukan tentunya akan sangat adil kepada siapapun.

"Karena hukum panglima tertinggi dalam menentukan sebuah rasa keadilan," katanya.

Dia berharap, dari kejadian ini dapat dijadikan bahan instrospeksi oleh para kepala daerah lainnya. Itu agar tak ada kejadian serupa terulang kembali. Dengan begitu, visi Jabar sebagai provinsi termaju bisa dihadirkan dengan integritas yang sangat kuat. 

"Saya kira karena ini masih berita baru kita tunggu saja perkembangannya melalui media dan kita serahkan segala sesuatunya sesuai prosedur hukum yang kita percayai," paparnya.

Lebih lanjut, Emil -sapaan karib Ridwan Kamil- pun berharap warga Kota Tasikmalaya agar tetap menjaga kondusifitas. Selain itu, juta menyerahkan penanganan kasus tersebut pada yang berwenang.

Diketahui, pernyataan Emil dikemukakan menyusul dengan status tersangka wali kota Tasikmalaya yang telah diresmikan KPK di Jakarta, pada Rabu (24/4). Hal itu dijelaskan oleh Ketua KPK, Agus Rahardjo yang membenarkan hal tersebut kepada wartawan. Diduga kasus yang melibatkan Budi adalah kasus suap pengajuan Dana Alokasi Khusus Kota Tasikmalaya. (Rianto Nurdiansyah)