Tottenham vs Ajax, Dua Underdog Berebut Tiket Final

Tottenham vs Ajax, Dua Underdog Berebut Tiket Final
Head to head dan prakiraan pemain Tottenham Hotspur vs Ajax Amsterdam. (Anyo)

INILAH, London- Duel dua kuda hitam. Begitulah para pengamat melabeli tarung Tottenham Hotspur kontra Ajax Amsterdam. Keduanya memang mengejutkan. Kini, siapa yang tersingkir?

Tottenham sampai babak semifinal setelah menyingkirkan Borussia Dortmund di babak 16 besar, serta Manchester City di perempat final. Ajax lebih spektakuler, mengeliminasi Real Madrid dan Juventus untuk mencapai empat besar.

Tottenham lebih dulu menjamu Ajax dalam leg pertama semifinal Liga Champions di Tottenham Hotspur Stadium, Rabu (1/5) dini hari WIB. Skuat besutan Mauricio Pochettino datang ke laga ini dengan kondisi mental yang hancur lebur.

Tottenham secara mengejutkan takluk 0-1 menjamu West Ham di Ajang Liga Inggris, akhir pekan lalu. Pochettino sendiri mengaku waswas kekalahan tersebut mempengaruhi performa timnya saat meladeni Ajax. "Saya kecewa karena ini adalah sebuah kemunduran," ujar Poch.

"Kami ingin memenangkan laga untuk meraih tiga poin guna mendapatkan mood yang baik jelang laga di Liga Champions."

Pochettino sempat mengeluhkan labilnya gairah bertarung Delle Ali dan kawan-kawan. Dia berharap di pertandingan melawan Ajax, segalanya berada di titik maksimal.

"Mood para pemain berubah sangat drastis. Setelah kemenangan atas Brighton di tengah pekan kemarin, semua pemain sedang dalam mood yang baik. Namun usai kekalahan ini, kami merasakan yang sebaliknya."

Meskipun khawatir, Pochettino tetap merasa percaya diri timnya bisa menuai hasil maksimal melawan Ajax. Dia memastikan timnya berjuang all out .

"Kami adalah tim yang sangat kompetitif ketika kami sedang dalam energi yang penuh. Namun jelas, rasa lelah dan stress bisa melanda kapan saja. Kami akan berjuang untuk menghadapi hal tersebut," tutup mantan pelatih Southampton itu.

Sementara itu Ajax,yang merupakan pemilik empat gelar European Cup/Liga Champions, mulai menunjukkan sinar seperti di masa-masa keemasan mereka. 

Tangan dingin Erik ten Hag memang terbukti ampuh. Dengan pemain-pemain pilar seperti Dusan Tadic, Hakim Ziyech, Frenkie de Jong, David Neres hingga kapten Matthijs de Ligt, Ajax menjelma jadi kekuatan yang menakutkan.

Beda dengan ketika melawan Madrid dan Juventus, kali ini Ajax lebih difavoritkan. Melihat faktor sejarah, nama besar, kelengkapan skuat maupun performa, Ajax diyakini mampu melalui leg pertama ini dengan hasil yang memuaskan.

Meski diunggulkan, Pelatih Erik Ten Hag tetap menghormati Tottenham. Dia enggan meremehkan tim asal Kota London itu.

“Anda tahu akan menghadapi lawan yang luar biasa di Liga Champions. Spurs sekali lagi merupakan tantangan fantastis bagi kami, mereka luar biasa,” pungkasnya. (bsf)

HEAD TO HEAD
29-09-81 Tottenham 3-0 Ajax (UEFA Cup Winners' Cup)
16-09-81 Ajax 1-3 Tottenham (UEFA Cup Winners' Cup).

LIMA LAGA TERAKHIR TOTTENHAM
13-04-19 Tottenham 4-0 Huddersfield (EPL)
18-04-19 City 4-3 Tottenham (UCL)
20-04-19 City 1-0 Tottenham (EPL)
24-04-19 Tottenham 1-0 Brighton (EPL)
27-04-19 Tottenham 0-1 West Ham (EPL).

LIMA LAGA TERAKHIR AJAX
11-04-19 Ajax 1-1 Juventus (UCL)
13-04-19 Ajax 6-2 Excelsior (Eredivisie)
17-04-19 Juventus 1-2 Ajax (UCL)
20-04-19 Groningen 0-1 Ajax (Eredivisie)
24-04-19 Ajax 4-2 Vitesse (Eredivisie).

PRAKIRAAN PEMAIN
Tottenham (3-4-2-1)

Lloris (GK) Vertonghen, Sanchez, Alderweirld (B)  Rose, Wanyama, Eriksen, Trippier (T) Ali, Moura (ss) Llorente (D)
Pelatih: Mauricio Pochettino

Ajax Amsterdam (4-3-3)
Onana (GK) Tagliafico, Blind, de Light, Mazraoui (B) de Beek, De Jong, Schone (T) Neres, Tadic, Ziyech (D)
Pelatih: Erik ten Hag