Universitas Indonesia Latih Petani Muda Kopi di Bandung

Universitas Indonesia Latih Petani Muda Kopi di Bandung
Ilustrasi

INILAH, Depok - Tim Pengabdi Masyarakat (Pengmas) dari Program Vokasi Universitas Indonesia (UI) yang terdiri atas kolaborasi enam dosen dan enam mahasiswa menggandeng para praktisi di bidang kopi untuk memberikan pelatihan kepada kelompok petani muda kopi "Buntis" di Desa Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.

Ketua Tim Pengmas UI Sandra Aulia di kampus UI Depok, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya ingin meningkatkan keterampilan para petani kopi agar dapat menghasilkan kopi yang berkualitas.

Dengan cara, melalui kegiatan pelatihan dengan maksimalkan potensi yang dimiliki yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan para petani muda kopi Cimeyan, Bandung.

Selain pelatihan, para petani kopi ini juga memperoleh alat berupa cangkul, plastik penjemuran, rak penjemuran, mesin huller, dan pembasmi/pengendali hama.

Sandra mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya civitas akademika Vokasi UI untuk memajukan ekonomi kreatif berbasis komoditas kopi.

"Diharapkan program ini dapat membina para petani muda kopi untuk menghasilkan produk kopi yang berkualitas, berdaya jual tinggi dan mampu mengelola usaha kopi lokal dengan kemasan yang menarik," katanya.

Tim Pengmas UI menghadirkan beberapa pemateri yang kompeten di bidangnya antara lain para dosen tetap Program Pendidikan Vokasi UI dari 5 program studi (akuntansi, pariwisata, manajemen informasi dan dokumen, administrasi perkantoran dan perumahsakitan).

Juga, Pelaksana Brigade Proteksi Tanaman UPTD Balai Perlindungan Perkebunan, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat Yuda Muhammad Zaelani serta praktisi dari Suka Sangrai Roastery Temy Riyadi.

Selain itu, tim Pengmas Vokasi UI juga menggandeng Dewaji Coffee sebagai fasilitator. Dewaji Coffee merupakan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang sudah dikenal oleh masyarakat Bandung dan membina dengan intensif para petani kopi buntis.

Para narasumber memberikan pengarahan dan bimbingan teknis terkait budi daya, pemeliharaan, panen dan pasca panen tanaman kopi, proses sortasi kopi untuk cita rasa yang baik, cara packaging dan mempromosikan produk kopi.

Sementara itu, Pemilik Dewaji Coffee Andika Ajie merasa bangga para akademisi mau turun langsung ke masyarakat untuk bersama-sama mendukung para petani kopi. Selama dua tahun kami telah berupaya untuk membantu meningkatkan para petani kopi buntis, Cimenyan.

Diharapkan dengan  kolaborasi dengan para akademisi dari Vokasi UI dapat memberikan penambahan ilmu pengetahuan, keahlian dan kemampuan manajerial sehingga berdampak positif bagi pada proses produksi dan kualitas hasilnya.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Vokasi UI terus berkomitmen untuk mendukung kegiatan Usaha Kecil dan Menengah yang dijalankan oleh masyarakat. Dengan demikian diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan skala bisnisnya menjadi lebih besar dan menghasilkan pemasukan yang stabil. (Antara)