Sambil Mabuk, Pemuda Ini Hina Habib Rizeq di Medos 

Sambil Mabuk, Pemuda Ini Hina Habib Rizeq di Medos 
Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab. (Bambang Prasethyo)

INILAH, Pontianak- Seorang pria berinisial EM (30) diamankan polisi karena diduga telah menghina Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab melalui akun media sosial (medsos) Facebook.

Tersangka harus mendekam di Mapolsek Pontianak Timur setelah digelandang warga yang tidak terima atas penghinaan tersebut. Warga menilai, diserahkannya tersangka ke pihak kepolisian untuk menghindari adanya gesekan yang timbul akibat status-status yang diunggah di medsos.

Atas dasar itulah sekelompok warga langsung mendatangi rumah tersangka yang berada di Jl Tanjung Raya II, Pontianak Timur. Untuk menghindari emosi warga yang memuncak, EM pun dibawa ke Mapolsek Pontianak Timur.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Anwar Nasir pun mengapresiasi kepada warga yang menyerahkan EM ke pihak kepolisian. Bahkan setelah dilakukan pemeriksaan, polisi pun langsung menetapkan tersangka.

"EM tercatat mengunggah status ujaran kebencian sebanyak 4 kali dari Januari hingga Mei 2019," ujar Anwar.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, Anwar mengungkapkan EM dalam pengaruh minuman keras (miras) dan narkoba ketika menghina Habib Rizieq. "Kami sudah tes urine pelaku dan hasilnya positif," tegasnya..

Menurut dia, saat melakukan penghinaan terhadap Habib Rizieq di Facebook, ia tengah mengonsumsi narkoba jenis sabu dan miras. Tersangka sudah mengonsumsi narkoba sejak 4 tahun lalu.

Anwar mengimbau kepada semua masyarakat khususnya pengguna media sosial agar berhati-hati dalam berucap serta menghindari unggahan kalimat-kalimat yang menjurus kepada ujaran kebencian.

Kini, tersangka dijerat Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. (inilah.com)