PLN Pasok Listrik Ramadan

PLN Pasok Listrik Ramadan
istimewa

INILAH, Bandung - Selama Ramadan tahun ini, PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat memastikan keandalan listrik. Kepastian pasokan itu pun berlanjut hingga H+7 perayaan Idul Fitri 1440 H.

General Manager PLN UID Jawa Barat Iwan Purwana mengatakan, peningkatan keandalan pasokan listrik itu didistribusikan ke seluruh wilayah Jawa Barat. Upaya yang dilakukan meliputi inspeksi jaringan listrik, menyiagakan personel, melakukan pemeliharaan kubikel dan busbar 20 kV Gardu Induk, pemeliharaan penyulang, hingga menyiapkan material cadangan. 

Untuk Siaga Ramadan 1440 H ini, pihaknya menyiapkan 3.017 personel. Petugas itu terdiri dari petugas pelayanan teknik (Yantek) dan personel siaga. Untuk sarana pendukung, disiapkan berbagai peralatan dan kendaraan berupa 560 unit kendaraan, 28 buah genset, 18 buah UPS, 92 unit gardu bergerak, dan 9 unit mobil deteksi. 

“PLN sudah melakukan pengecekan jaringan listrik di 27 kabupaten/kota terutama yang menyuplai pasokan listrik untuk 17 wilayah PLN UID Jawa Barat,” kata Iwan, Senin (6/5/2019). 

Dia menuturkan, perkiraan beban puncak listrik untuk wilayah Jawa Barat selama Ramadan akan terjadi pada siang hari. Total, beban puncak listrik itu mencapai 6.099 MW. Angka ini diakunya naik 268 MW dibandingkan beban tahun lalu. Sedangkan, perkiraan di malam hari mencapai  6.800 MW atau naik 218 MW dibandingkan tahun lalu. 

Iwan menjelaskan, pada periode Ramadan-Lebaran itu biasanya pelaku industri menambah kapasitas produksinya. Untuk itu, bagi pelaku industri yang akan meningkatkan produksi jelang Ramadan-Lebaran itu PLN memberikan promo diskon tarif sebesar 30% untuk kalangan industri I3 dan I4 pada Luar Waktu Beban Puncak (LWBP) yaitu pukul 23.00-08.00 WIB. 

“Diskon tarif ini silakan dimanfaatkan khususnya untuk pelanggan industri I3 dan I4. Kami sangat mendukung penuh peningkatan produksi karena penambahan permintaan menjelang Puasa dan Lebaran,” lanjutnya.

Dia menambahkan, pasokan yang disediakan itu diharapkan mencukupi kebutuhan yang ada. Secara umum, PLN UID Jawa Barat berkomitmen memberikan keandalan kelistrikan yang baik bagi seluruh pelanggan.

Sebelumnya, PLN UID Jawa Barat menjamin keandalan energi listrik di wilayahnya. Khususnya, di kawasan industri dan komersial Jababeka Bekasi. Untuk itu, pihaknya mengadakan seremoni penandatanganan pelanggan potensial. Acara penekenan head of agreement dan surat perjanjian jual beli tenaga listrik untuk 56 pelanggan potensial. 

Secara simbolis, pemenuhan kebutuhan itu ditandai dengan penandatangan antara 13 CEO perusahaan dengan Manajer PLN UP3 Bekasi dan Cikarang Reny Wahyu Setiawan. Seremoni itu didampingi Excecutive Vice President Operation Regional Jawa Bagian Tengah Purnomo.

Menurutnya, ke-56 pelanggan potensial itu terdiri dari calon pelanggan baru yang melakukan proses permohonan dan pelanggan eksisting yang melakukan penambahan daya. Beberapa perusahaan itu di antaranya Hyundai, Mulia Keramik, Panasonic Gobel Energy, dll. 

Pada kesempatan tersebut, pihaknya melakukan penambahan energi Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Cibatu Baru dengan total kapasitas 2x500 MW. Delta penambahan daya yang diperoleh dari acara tersebut sebesar 256.000.000 VA. 

“Dari total pelanggan tersebut, 32 pelanggan di antara menggunakan layanan premium yakni layanan keandalan cadangan supply dan account excecutive khusus,” ujarnya.. 

Saat ini, total pelanggan premium di Jawa Barat mencapai 615 pelanggan. Sebanyak 20% di antaranya berada di Bekasi dan Cikarang. Iwan menjelaskan, untuk pelanggan yang ingin menikmati layanan premium ini dapat mengajukan ke unit PLN terdekat dan selanjutnya akan dilakukan kajian teknis keandalan.

Loading...