Liverpool vs Barcelona: Impossible is Nothing!

Liverpool vs Barcelona: Impossible is Nothing!
Head to head dan prakiraan pemain Liverpool vs Barcelona. (Inilah/Anyo)

INILAH, Merseyside- Banyak yang meyakini, Liverpool butuh keajaiban untuk lolos ke final Liga Champions. Sedikit yang percaya, mereka bisa comeback setelah tertinggal 0-3 dari Barcelona.

Ya, Liverpool mengusung misi mustahil di Anfield, Rabu (8/5) dini hari WIB. Mereka menjamu Barcelona dalam leg kedua perempatfinal Liga Champions. Skuat besutan Jurgen Klopp takluk tiga gol tanpa balas saat bertamu ke Camp Nou, pekan lalu.

"Kami menikmati tantangan. Kami menikmati setiap minggu berjuang dan tampil dengan cara kami bermain," ungkap kapten Liverpool itu dikutip dari SkySport.

Ada alasan kuat, mengapa pertarungan ini menjadi misi mustahil bagi Liverpool. Pertama, tentu saja melihat mumpuninya kekuatan tim tamu. 

Semua lini di tim Barcelona sedang bagus-bagusnya. Dan yang terpenting, sang megabintang Lionel Messi begitu on fire. Messi mencetak dua gol ke gawang Liverpool pada leg pertama di Camp Nou. Satu gol, tercipta melalui sebuah eksekusi tendangan bebas yang menakjubkan.

Faktor kedua soal mental dan ketenangan. Ketika Barcelona sudah nyaman memastikan gelar La Liga Spanyol, Liverpool justru harus berjibaku hingga pekan terakhir Liga Inggris. Mereka bersaing ketat dengan Manchester City.

"Ini akan sulit pada hari Rabu (melawan Barcelona). Kami hanya harus tampil seperti yang kami bisa, selesaikan di tempat yang tinggi dan Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi," lanjut Handerson.

Liverpool juga pincang di lini depan. Roberto Firmino dipastikan absen lantaran cedera. Kondisi Mohamed Salah pun tak fit 100 persen. Salah mengalami benturan hebat ketika Liverpool mengalahkan Newcastle 3-2, akhir pekan lalu.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp bahkan tak bisa memastikan apakah Salah bisa turun sebagai starter atau justru sebaliknya.

“Ketika dia kembali, dia sedang duduk di ruang ganti menonton pertandingan di televisi. Jadi dia baik-baik saja, tetapi tentu saja kami harus menunggu. Dia mendapat benturan yang tepat, jelas, dalam situasi itu,” ungkap Klopp.

Seperti hendak menurunkan beban dari para pemainnya, Klopp menyebut musim Liverpool tetap sukses sekalipun gagal merengkuh trofi. Ya, Klopp tampak ingin Si Merah tampil tanpa beban di tengah tekanan yang terus meninggi.

"Kami harus bekerja sangat keras untuk ini semua dan para pemain serta klub sangat siap untuk itu. Apa pun yang terjadi, ini akan menjadi musim yang benar-benar sukses dan saya yakin benar bahwa suporter kami bisa melihatnya seperti ini," tandas Klopp.

Sementara itu Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde enggan jemawa meskipun timnya sudah unggul 3-0. "Mereka sangatlah berbahaya, bisa melakukan apapun. Tugas kami memastikan mereka tak bisa melakukan itu," ujar Valverde.

Valverde menyebut rencana timnya menjadi sedikit berantakan. Gara-garanya, cedera yang dialami penyerang Ousmane Dembele.

Ya, tadinya Dembele akan melengkapi trisula penyerang Barcelona bersama Lionel Messi dan Luis Suarez. Sayang saja, pemain berusia 21 tahun itu akan melewatkan sisa musim ini, termasuk dua pertandingan liga terakhir, final Copa del Rey, dan laga melawan Liverpool.

"Mengacu pada pertandingan itu, cedera sedikit mengubah rencana kami. Dia adalah pemain penting bagi kami dan itu adalah kemunduran untuk kehilangan dia untuk pertandingan yang kami tinggalkan," tandasnya. (bsf)