Gas Melon Bocor, Satu Tewas dan Empat Terluka Bakar

Gas Melon Bocor, Satu Tewas dan Empat Terluka Bakar
Polisi mendatangi rumah korban kobaran api karena gas melon yang bocor. (Dani Rahmat Nugraha)

INILAH, Bandung - Kobaran api akibat kebocoran tabung gas melon di Kampung Pameuntasan RT 01 RW 25 Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung, menyebabkan satu orang tewas dan empat orang mengalami luka berat dan ringan sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa (7/5/2019).

Kapolsek Ciwidey AKP Ivan Taufiq membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban meninggal di RSHS yaitu seorang anak kecil bernama Senia (7). 

Sementara korban yang mengalami luka bakar, di antaranya Atang (48) yang luka bakarnya sampai 70 persen, Ujang Rahmat (48) luka bakar 70 persen, Salwa (8) luka bakar 90 persen, dan Wina Aulia (39) mengalami luka bakar ringan. 

"Telah terjadi kobaran api dan menyambar lima orang yang berada di warung karena bocornya sebuah tabung gas ukuran 3 kg (melon)," kata Ivan Taufiq, melalui pesan singkat, Selasa (7/5/2019).

Kejadian itu bermula, ketika korban yang bernama Atang, pemilik warung sedang memasang gas di dapur, namun mengalami kebocoran sehingga gas menyebar ke seluruh ruangan rumah. 

"Nahas, di luar rumah ada yang pedagang cilok dengan bahan bakar minyak tanah. Diduga api kompor minyak tersebut sebagai pemicu kobaran api di ruangan rumah tersebut," ujarnya.

Kemudian, kobaran api dipadamkan warga sekitar yang berdatangan ke rumah tersebut. Sementara itu, untuk seluruh korban dilarikan ke Rumah Sakit Unggul Karsa Medika Kopo Indah III dan dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

"Satu orang korban lainnya yang masih dirawat. Kemudian, ada satu orang bernama Wina Aulia sudah dapat pulang," ujarnya. (Dani Rahmat Nugraha)

Loading...