KPU Jabar Bimbang, Rapat Tambah Sehari atau Lanjut Sampai Pagi

KPU Jabar Bimbang, Rapat Tambah Sehari atau Lanjut Sampai Pagi
Foto: Agung Fitu Budiana

INILAH, Bandung - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat belum bisa memastikan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi apakah ditunda lalu ditambah sehari atau dilanjutkan hingga esok hari sampai tuntas.

"Saat ini pleno terus berlanjut sampai malam terhadap Kabupaten/Kota yang kemarin masih ada koreksi data pemilih, ada lima lagi," ucap Komisioner KPU Jabar Nina Yuningsih di sela Rapat Pleno, Minggu (12/5/2019).

Menurut Nina, KPU Jabar rencananya akan menunggu untuk melanjutkan rekapitulasi dari Kabupaten Bekasi yang hingga saat ini sedang melakukan melakukan rekapitulasi di tingkat kabupaten.

"Mereka belum selesai melakukan rekap di tingkat Kabupaten, masih terganjal satu Kecamatan, yakni Tambun Selatan baru beres rekap tadi sore," katanya.

Dia berharap rekapitulasi di Kabupaten Bekasi bisa selesai malam ini dan langsung lanjut rekap di tingkat provinsi.

"Targetnya sih selesai malam ini, tetapi lihat dulu perkembangannya, apakah cukup waktu atau tidak, soalnya kalo mereka selesai perlu waktu perjalanan juga untuk sampai disini (Kantor KPU Jabar)," katanya.

Lanjut Nina, jika hasil rekapitulasi Kabupaten Bekasi tersebut sampai melewati pukul 24.00 WIB, berarti KPU Jabar melebihi batas ketentuan terakhir rekap Tingkat Provinsi pada 12 Mei 2019.

"Untuk mengantisispasi hal itu, kami menunggu surat edaran KPU RU terkait perpanjangan waktu rekap, jika Kabupaten Bekasi lakukan penyampaian besok jdai legal," ujarnya.

Pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan KPU RI dari siang hari, dengan mengatakan bahwa kemungkinan tidak mempunyai cukup waktu untuk bisa merekap semua Kota/Kabupaten," ucap Nina.

Sementara itu, Nina juga mengatakan jika ada kemungkinan hasil rekapitulasi Kabupaten Bekasi sampai di KPU Jabar dibawah pukul 24.00 WIB akan dikembalikan ke peserta rapat untuk bisa dilanjutkan atau tidaknya.

"Kembali ke peserta rapat seperti KPU, Saksi, dan Bawaslu nantinya, mau dilanjut sampai pagi atau ditunda, mudah-mudahan masalah yang timbul disana juga sudah selesai jadi disini hanya penyampaian saja," tuturnya.

Terkait pihaknya yang menunggu surat edaran perpanjangan waktu rekapitulasi tingkat Provinsi dari KPU RI, dirinya juga mengatakan bukan hanya Jawa Barat saja yang belum selesai.

"Ternyata yang belum selesai rekap pada 12 Mei bukan hanya Jabar, tapi provinsi yang lain juga ada seperti Sulawesi Tenggara, kita juga komunikasi dengan mereka terkait keterlambatan ini," ujar Nina. (Agung Fitu Budiana)

Loading...