UKM Kabumi UPI Gelar Opera Angklung Lutung Kasarung

UKM Kabumi UPI Gelar Opera Angklung Lutung Kasarung
Pergelaran Opera Angklung Lutung Kasarung Gandrung. (Okky Adiana)

INILAH, Bandung - Sebagai acara puncak dalam rangkaian acara Angklung Works and ConFest (AWAC) 2019, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kabumi UPI menggelar Opera Angklung Lutung Kasarung Gandrung di Teater Tertutup Dago Tea House, Jalan Bukit Dago Utara III No 9 Bandung.

Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia, Solehuddin mengatakan, Angklung Works and ConFest merupakan kegiatan rutin setiap tahun yang dilaksanakan oleh UKM Kabumi Universitas Pendidikan Indonesia. 

Rangkaian acara AWAC 2019 terdiri atas festival, seminar, workshop, dan pergelaran opera angklung. Pergelaran Opera Angklung Lutung Kasarung Gandrung merupakan pergelaran opera ketiga yang dilaksanakan oleh UKM Kabumi UPI. 

Hal yang membuat pergelaran ini berbeda dari sebelumnya karena pergelaran ini telah disusun, diaransemen dan diperankan langsung oleh Keluarga Besar UKM Kabumi UPI, sehingga karya yang ditampilkan orisinal. Pergelaran ini melibatkan 200 orang anggotanya.

“Apa yang mereka (UKM Kabumi UPI) lakukan bukan semata-mata untuk menghibur atau melakukan performance, tapi sebagai salah satu wujud dan upaya pelestarian budaya yang tentu sesuatu yang patut kita apresiasi dan kita banggakan,” ujar Solehuddin.

Lutung Kasarung Gandrung merupakan salah satu cerita rakyat di tanah Sunda yang menceritakan seekor lutung dan bertemu dengan seorang putri. Namanya, Purbasari yang merupakan putri raja yang diasingkan oleh saudaranya. 

Meskipun berwujud lutung, namun Purbasari tetap tulus mencintainya. Lutung Kasarung ternyata memiliki wujud asli Guruminda, seorang kahyang dari Kahyangan ke bumi dan tersesat di tengah hutan. (Okky Adiana).