DCVI Bidik Pasar Kendaraan Komersial Bandung

DCVI Bidik Pasar Kendaraan Komersial Bandung
Foto: Doni Ramdhani

INILAH, Bandung - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) optimistis pencapaian pada paruh kedua 2019 akan dalam jalur positif. 

Marketing Director Truck Indonesia DCVI Maximillan Knorr mengatakan, hal itu berdasarkan pencapaian pada semester pertama tahun ini menandai kelanjutan tren positif Mercedes-Benz Axor.

Menurutnya, Bandung merupakan pasar prospektif bagi DCVI. Berdasarkan data yang dimiliki agen penjualan tunggal resmi kendaraan komersial Mercedes-Benz di Indonesia menunjukkan wilayah Jabodetabek masih merupakan kontributor tertinggi. Meski demikian, pihaknya terus melakukan penetrasi di sejumlah pasar potensial.

“Di Jawa ini, Bandung dan Surabaya merupakan pasar prospektif bagi kami. Demand di sini kebanyakan untuk wingbox, truk logistik dan infrastruktur,” kata Maxmillian di Bandung, Rabu (15/5/2019).

Secara umum, DCVI diakuinya merasakan dampak saat ini melalui bertambahnya permintaan pasar terhadap produk truk unggulan Mercedes-Benz Axor. Untuk itu, kini pihaknya menyambangi Bandung untuk test drive kendaraan komersial untuk kebutuhan konstruksi, infrastruktur, logistik, dan pertambangan.

Terlebih, di Bandung ini terdapat satu diler resmi PT Citrakarya Pranata yang memberikan kontribusi positif terhadap DCVI. Untuk itu, dia menilai Kota Kembang ini memiliki keistimewaan dan historis untuk gelaran test drive Mercedes-Benz Axor.

Selama paruh pertama 2019, dia menyebutkan DCVI sukses melakukan beberapa pengiriman Mercedes-Benz Axor dalam jumlah besar ke beberapa pemain penting dari berbagai industri di Tanah Air. Pada penutupan tahun keuangan sebelumnya, pihaknya mencatat lebih dari 100% target penjualan.

Tak hanya itu, kini pihaknya terus menambah perluasan jaringan diler. Langkah bisnis itu untuk memastikan operasi yang berkelanjutan dan efisien kepada para pelanggan. Hingga kini, terdapat lebih dari 19 diler dan pusat layanan eksklusif yang berlokasi di wilayah-wilayah utama seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi yang didedikasikan untuk mendukung bisnis pelanggan.

“Intinya, langkah dan strategi bisnis yang kita lakukan itu untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kini kembali mengeliat,” tambahnya.

Khusus mengenai Mercedes-Benz Axor, dia menyebutkan kendaraan tersebut dilengkapi dengan semua fitur canggih andalan Mercedes-Benz. Kendaraan komersial itu diakuinya relatif efisien untuk menunjang bisnis. Truk itu memiliki konsumsi bahan bakar rendah dihitung untuk 1:3 dengan beban dari 1:4 tanpa beban itu menjadikan efisiensi biaya hingga 15%.