Sudah Makan Korban, Warga Ciodeng Desak Pemkab Tutup Toko Miras

Sudah Makan Korban, Warga Ciodeng Desak Pemkab Tutup Toko Miras
Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian jasad Pasha Surya Padilah. (Dani R Nugraha)

INILAH, Bandung- Peristiwa tenggelamnya Pasha Surya Padilah (18) di Citarum setelah menenggak minuman keras, membuat warga Kampung Ciodeng 1 Kelurahan Andir Kecamatan Baleendah resah. Mereka meminta pemerintah setempat menutup warung para penjual miras.

Ade (bukan nama sebenarnya) salah seorang warga sekitar mengatakan, di daerah Bawuan terdapat sebuah toko kelontong yang ini diduga juga menjual minuman keras. Keberadaan toko kelontong itu, sudah lebih dari 10 tahun lamanya. Warga terutama anak anak muda yang suka menenggak miras diduga membelinya di toko tersebut. 

"Saya pindah kesini 22 tahun lalu, toko itu sudah ada sampai sekarang. Semua warga disini juga tahu, kalau di toko kelontongan itu diduga jual miras," kata Ade Kamis (16/5/2019).

Menurut Ade, sebenarnya, warga di daerah tersebut sudah lama resah dengan keberadaan penjual miras tersebut. Namun sayangnya sejak lama tak pernah ditutup oleh pemerintah setempat. 

"Yang namanya orang dibawah pengaruh miras yah bisa diluar kendali mengganggu kamtibmas. Nah sekarang kan kejadian ada anak muda mabuk dan tercebur ke Citarum. Jadi kami mohon kepada pemerintah tolong tutup dan tertibkan peredaran miras yang ada di daeah kami. Kejadian ini jangan sampai terulang kembali,"ujarnya.

Kapolsek Baleendah Kompol Supriono membantah jika diwilayah hukumnya itu masih terdapat penjual miras. Karena menurutnya, sebanyak kurang lebih 26 kios atau penjual miras di Baleendah saat ini sudah tidak ada lagi. Begitu juga dengan miras yang ditenggak oleh Pasha dan ketiga orang kawannya itu, bukan berasal dari wilayah Baleendah melainkan dibawa mereka dari Leuwipanjang Kota Bandung. 

"Di Baleendah sudah enggak ada penjual miras, mereka itu beli dan minumnya di Leuwipanjang. Datang kesini memang masih ada bau ciu dan muntah. Nah kalau ada yang masih jual miras diwilayah sini tunjukan pada saya," ujarnya. 


Seperti diketahui,  Pasha Surya Fadilah (18) terbawa arus Sungai Citarum usai menggelar pesta minuman keras (miras). Pasha terseret arus sungai saat akan menolong temannya Firman Nugraha yang tak sadar dan nyemplung ke sungai. 

Insiden tersebut terjadi di Kampung Ciodeng, RT 1, RW 03, Kelurahaan Andir, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Kamis (17/4/2019) sekitar pukul 00.30 WIB. Sebelum terbawa arus, korban dan tiga temannya melakukan pesta miras di rumahnya. 

Humas dan Protokoler Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan, dari laporan yang diterimanya, sebelum terbawa arus, korban dan teman-temannya usai menggelar pesta miras. (Rd dani r nugraha).