Ramadan Ini tak Ada Penertiban PKL Akbar

Ramadan Ini tak Ada Penertiban PKL Akbar
Foto: Net

INILAH, Bogor - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bersama Dinas Koperasi dan Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) melakukan pengawasan rutin terhadap pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah. Pada Ramadan tahun ini, Pemkot Bogor memprioritaskan pengawasan dibandingkan penertiban besar-besaran terhadap PKL ini.

Kepala Satpol PP Kota Bogor Herry Karnadi mengatakan, pihaknya sudah membatasi area berjualan PKL, seperti yang dilakukan di Pasar Kebon Kembang. Lahan dibatasi supaya area berjualan PKL tidak melebar.

"Ikuti garis itu agar tidak maju ke jalan. Kami pun memperbesar jumlah patrol. Sebelumnya satu regu untuk patrol, kali ini menjadi dua regu. Lalu ada petugas piket yang stand by selama 24 jam. Karena kami yakin jumlah pedagang pasti bertambah," ungkap Heri kepada INILAH, Minggu (19/5/2019).

Herry menghitung, jumlah pedagang musiman Ramadan rata-rata bertambah sekitar 30 persen daripada hari biasa. Namun tahun ini tidak akan ada penertiban sekala besar, karena fokus pada pemantauan PKL supaya mentaati garis batas berjualan.

"Saya tegaskan tidak ada penambahan garis. Pedagang harus mengikuti garis yang ada. Kita akan cegah penambahan pedagang karena akan memakan badan jalan," jelasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Priyatna Syamsyah mengatakan, area berjualan para PKL dibatasi untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama kendaraan roda empat.

"Kami batasi dengan menggunakan cat garis. Untuk wilayah Jalan Dewi Sartika dan dekat-dekat pasar Kebon Kembang. Langkah ini baru diterapkan tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya," bebernya.

Priyatna menjelaskan, pihaknya selalu berkolaborasi dengan Satpol PP Kota Bogor dalam penertiban PKL, ditambah PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) Kota Bogor dalam penyediaan kios ataupun tempat. Tapi apabila PKL melanggar batas garis akan ditindak tegas oleh petugas Satpol PP.

"Belum ada rencana penertiban skala besar menjelang Idulfitri, tetap mungkin tidak akan dilakukan tahun ini. Paling akan dilakukan pengawasan bersama Satpol PP. Kami menerjunkan 17 orang personil untuk pengawasan ini," pungkasnya. (Rizki Mauludi)