Joko dan Cepi Ajukan Banding karena Tak Merasa Aniaya Haringga

Joko dan Cepi Ajukan Banding karena Tak Merasa Aniaya Haringga
Salah seorang pengeroyok suporter Persija Haringga Sirla, Cepi Gunawan dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun . (Ahmad Sayuti)

INILAH, Bandung- Kuasa hukum terdakwa Cepi Gunawan dan Joko Susilo Dikdik Sumaryanto mengaku kliennya mengajukan banding lantaran memang tidak melakukan penganiyaan yang menwaskan Haringga Sirla. 

"Putusan hakim kami hargai, tapi terdakwa juga punya hak (mengajukan) banding," katanya usai persidangan.

Dikdik menyebutkan, saat hakim selesai membacakan putusan, Cepi dan Joko langsung menghampirinya. Keduanya menyatakan jika sampai detik ini mereka tidak melakukan apa yang telah didakwakan jaksa kepadanya. 

"Jadi ini hak hukum klien kami, untuk mencari keadilan upaya banding kamo tempuh," ujarnya. 

Kuasa hukum lima terdakwa lainnya, Dadang Sukmawijaya mengaku menghormati keputusan majelis, dan untuk mengambil langkah selanjutnya akan berkoordinasi dulu dengan para terdakwa dan keluarga.

"Kita bicarakan dulu dengan keluarga dan terdakwa, apakah akan banding atau menerima," ujarnya. 

Sementara itu JPU Kejari Bandung Melur Kimaharandika mengaku sangat mengapresiasi putusan majelis. Semua pertimbangan yang diambil, sesuai dengan tuntutan yang dibacakan sebelumnya.

"Kami sangat mengapresiasi putusan hakim. Semua sudah sesuai dengan apa yang kami tuangkan dalam tuntutan," ujarnya.

Sedangkan untuk pengajuan banding yang dilakukan terdakwa Cecep dan Joko, pada dasarnya sebgai JPU pasti sama mengajukan banding. Namun pihaknya mengambil sikap pikir-pikir di persidangan lantaran harua berkoordinasi dan melaporkan dulu ke pimpinan. (Ahmad Sayuti)