30 Juta Langkah Untuk Hari Tanpa Tembakau

30 Juta Langkah Untuk Hari Tanpa Tembakau

INILAH, Bandung - Dalam rangka menyambut Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) pada 31 Mei 2019 mendatang, sejumlah organisasi dan Komunitas menggelar Lungs on The Run, sebuah acara lari virtual yang berupaya mengumpulkan 30 juta langkah yang setara dengan jarak tempuh 50 km.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 600 peserta yang terdaftar melalui aplikasi 99 Virtual Race yang tersedia di platform Android dan iOS dimulai pada 1 hingga 30 Mei 2019, dan didukung oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Lungs on The Run tersebut, dilakukan seperti lari pada umumnya, namun jalur yang diambil dapat dilakukan dari lokasi dan kecepatan masing-masing pelari, yang nantinya seluruh proses pendaftaran dan pelaporan pencapaian peserta dilakukan secara online melalui aplikasi.

Selain secara virtual, diadakan juga "Lari Sehat Bareng Lungs on The Run" yang bertempat di ruang publik seperti Taman Bermain, Taman Olahraga, hingga Sekolah di Lima Kota. Kota Bandung menjadi Kota ketiga penyelenggaraan lari bareng ini pada Selasa (21/5/2019) yang bertempat di Taman Sejarah Bandung. "Sebelumnya diadakan di Jakarta dan Bogor, Bandung jadi kota ketiga, kedepan Surabaya dan Denpasar. Kita juga ingin menunjukkan acara seperti ini bisa sukses dan lancar tanpa adanya sponsor rokok," ucap Panitia Lungs on The Run, Yosef Rabindanata.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang hadir membuka kegiatan tersebut, mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan Lungs on The Run, yang menghimpun pelari di berbagai wilayah untuk mengumpulkan 30 juta langkah. "Kami mengapresiasi kegiatan ini, tapi yang penting spiritnya, semangat untuk hidup tanpa rokok, ini merupakan wujud nyata akan dukungan masyarakat dan berbagai pihak kepada Pemerintah Kota Bandung," katanya.

Menurut Yana, guna mewujudkan Kota Bandung sehat dan layak bagi warga, serta terbebas asap rokok, harus ada sinergi antara masyarakat dan Pemkot Bandung. "Seperti kita berupaya memperluas kawasan tanpa rokok, diharapakan dengan begitu bisa mengurangu para perokok. Dengan membatasi wilayah untuk bisa merokok, mudah-mudahan menjadi stimulan untuk cenderung berhenti merokok," ucapnya.

Sementara itu, Perwakilan Indo Runners Bandung, Priyo mengatakan dirinya yang menjadi bagian komunitas penggemar lari turut mengambil bagian dalam Lungs on The Run sebagai usaha kolaboratif untuk menghentikan bahaya asap rokok. "Dengan kegiatan berlari, kami harap dapat menjadi alternatif kebiasaan yang sehat, sehingga perokok dapat berhenti dan bahkan tidak akan memulai menjadi perokok aktif," katanya.

Untuk diketahui, pendaftaran Lungs on The Run yang dibuka sejak 1 Mei 2019, karena animo yang cukup besar jumlah kuota yang awalnya 500 peserta ditambahkan menjadi 600 peserta yang terpantau melalui tagar #LungsinTheRun dan #SuaraTanpaRokok di media sosial.

Hingga hari ke-21, Lungs on The Run sudah mencatat lebih dari 30 juta langkah dari peserta seluruh Indonesia. Pencapaian peserta seperti total langkah, jarak, dan jumlah hari tersisa juga dapat dilihat di https://lungsontherun.com yang akan ditutup pada 31 Mei 2019 bertepatan dengan Hari Tanpa Tembakau Sedunia.(agung budiana)