Divonis 5 Tahun Penjara, Sunjaya Tak Mau Banding

Divonis 5 Tahun Penjara, Sunjaya Tak Mau Banding
Sunjaya Purwadisastra. (Foto: INILAH/Bambang Prasethyo)

INILAH, Bandung – Sunjaya Purwadisastra, Bupati Nonaktif Cirebon, diganjar vonis lima tahun atas kasus suap pengisian jabatan. Dia tak mengajukan banding.

Sunjaya yang terakhir menjabat Letkol TNI AD usai mendengar putusan langsung menangis. Bahkan, saat ditanya majelis soal tanggapannya atas putusan, Sunjaya mengaku menerima dan tidak akan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya. 

"Saya menerima yang mulia," katanya sambil menangis dan gelengkan kepala.

Sidang vonis kasus suap Sunjaya berlangsung di Pengadilan Tipikor Bandung, Rabu (22/5/2019). Dengan tanpa mengajukan banding, maka Sunjaya akan langsung segera menjalankan vonis hakim.

Sebelum membacakan amar putusannya, majelis juga membacakan hal yang memberatkan dan meringankan sebagai bahan pertimbangan. Yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah, mempraktikan KKN dan jadi contoh buruk bagi masyarakat. Sementara yang meringankan, terdakwa bersikap sopan, belum pernah dihukum, dan mengakui semua perbuatannya. Kemudian terdakwa banyak berjasa selama di TNI AD 

Dalam amar putusannya majelis yang dipimpin Fuad Muhammadi menyatakan terdakwa terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan berkelanjutan, sebagaimana diatur dakwaan alternatif pertama pasal 12 hurup b Undang-undang Tipikor. 

"Menjatuhkan hukuman penjara selama lima tahun, denda Rp 200 juta, subsider kurungan enam bulan," ujarnya.

Selain itu terdakwa juga diberikan hukuman tambahan, yakni dicabut hak politiknya untuk dipilih selama lima tahun. Atas putusan tersebut, Sunjaya menerima.  Vonis yang diberikan majelis lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU KPK.  (ahmad sayuti)