16 Remaja Bersenjata Tajam Diamankan di Bogor

16 Remaja Bersenjata Tajam Diamankan di Bogor
Polsekta Bogor Selatan mengamankan 16 remaja yang beberapa diantaranya kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) di Kampung Babakan, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (21/5/2019) malam WIB.  (Rizki Mauludi)

INILAH, Bogor- Polsekta Bogor Selatan mengamankan 16 remaja yang beberapa diantaranya kedapatan membawa senjata tajam (Sajam) di Kampung Babakan, Kecamatan Bogor Selatan, Selasa (21/5/2019) malam WIB. 

Dari 16 orang remaja, itu Polisi berhasil mengamankan 12 senjata tajam bahkan salah satunya mirip grim reaper atau sosok malaikat pencabut nyawa dalam cerita rakyat barat kuno.

Kapolsekta Bogor Selatan Kompol Indrat Riyani mengatakan, sebelum melakukan patroli malam, dirinya memimpin apel pada Selasa (21/5/2019) pukul 21.48 WIB dalam rangka siaga 1.

"Pelaksanaan apel diikuti para Kanit dan Panit serta anggota sejumlah 26 personil. Pada pukul 21.58 WIB giat apel malam selesai. Kemudian dilanjutkan dengan patroli kewilayahan mandiri," ungkapnya pada Rabu (22/5/2019) siang.

Indra melanjutkan, kegiatan dibagi dalam dua zona yaitu zona 1 untuk wilayah Kelurahan Empang, Bondongan, Cikaret, Mulyaharja, Ranggamekar, Pamoyanan hingga Cipaku. Sementara zona 2 untuk wilayah Kelurahan Batutulis, Lawanggintung, Pakuan, Muarasari, Harjasari, Bojongkerta, Rancamaya, Kertamaya hingga Genteng.

"Hasil patroli pada pukul 23.07 WIB telah diamankan oleh warga Kampung Babakan 16 orang anak remaja berikut 12 barang bukti berupa sajam dan dua unit sepeda motor yaitu Beat F 6171 JH serta Honda Beat F 3436 LE. Selanjutnya unit patroli mendatangi lokasi dan mengamankan 16 anak remaja tersebut lalu dibawa ke Polsek Bogor Selatan untuk dilakukan pendataan dan akan dilakukan proses hukum yang berlaku," tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Bogor Kota AKP Silfia Tanjung mengatakan, saat ini sedang dilakukan penyelidikan terhadap kepemilikan sajam dari 16 remaja yang diamankan di wilayah Bogor Selatan.

"Untuk mengetahui dari motif membawa Sajam dari para remaja ini, 16 orang remaja masih diamankan di Polsekta Bogor Selatan," tuturnya.

Silfia melanjutkan, untuk remaja yang kedapatan membawa Sajam akan diberlakukan undang-undang darurat dan akan langsung diproses sesuai hukum. Sementara kalau yang ikut-ikutan saja akan dilakukan pembinaan oleh aparat kepolisian dengan memanggil orang tua dari remaja tersebut.

"Sajam yang diamankan berbagai jenis, bisa dilihat dalam gambar, ada yang kecil hingga besar. 16 remaja dan Sajam masih diamankan di Polsekta Bogor Selatan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)