Masih Ada Jalan Rusak, Polres Purwakarta Surati Dinas Terkait

Masih Ada Jalan Rusak, Polres Purwakarta Surati Dinas Terkait
Ilustrasi/Net

INILAH, Purwakarta - Satuan Lalulintas Polres Purwakarta, telah melakukan serangkaian persiapan guna kelancaran arus mudik lebaran 2019. 

Selain melakukan langkah antisipasi di titik rawan kemacetan, petugas kepolisian pun telah melakukan pengecekan kesiapan jalur yang akan dilalui pemudi.

Kasat lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adipratama menuturkan, hasil pengecekan jajarannya sejauh ini, sejumlah jalur krusial yang selama ini menjadi andalan saat mudik cenderung dalam kondisi baik. Kendati, memang ada beberapa titik yang dinilai kurang memadai.

"Ada beberapa titik yang kondisinya masih rusak. Tapi kerusakannya tidak terlalu parah," ujar Ricky kepada INILAH, Rabu (22/5/2019).

Adapun titik yang terpantau masih mengalami rusak itu, di antaranya terdapat di jalur Sadang-Subang (jalur tengah) dan jalur Purwakarta-Bandung via Padalarang.

Terkait kondisi tersebut, dia menjelaskan, jajaranya telah berkirim surat kepada dinas terkait di Provinsi. Dia berharap, kerusakan jalan ini bisa segera ditanggulangi sebelum arus mudik dan balik mendatang. Sebab, dengan buruknya infrastruktur ini dipastikan bakal menghambat arus lalulintas.

Dia menjelaskan, sampai saat ini sejumlah jalan nasional dan arteri yang ada di wilayah hukumnya masih menjadi andalan sebagai jalur lintasa favorit pemudik. 
Untuk itu, berbagai langkah startegis yang merupakan bagian dari pengamanan ritual tahunan ini telah dirancang jauh-jauh hari oleh jajarannya.

Adapun jalur mudik di Purwakarta yang masih jadi primadona itu, antara lain jalur Cikopo-Pantura via Simpang Jomin. Kemudian, Jalur Cikopo-Sadang via Bungursari, Sadang-Subang via Cibatu (jalur tengah). Lalu, jalur Sadang-Purwakarta menuju Wanayasa-Subang-Cikamurang (Jalur Selatan).

Terkait kesiapan jajarannya dalam pengamanan saat mudik lebaran nanti, sebenarnya polanya tak akan berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya. Untuk mudik, mungkin tidak terlalu dikhawatirkan. Apalagi, dengan diberlakukan pola one way di jalur tol.

"Yang dikhawatirkan justru saat arus balik nanti. Dipastikan beban jalur arteri di Purwakarta akan lebih berat," jelas dia. (Asep Mulyana)