Si Hibo, Laman Khusus Pengajuan Dana Bansos dan Hibah di Purwakarta

Si Hibo, Laman Khusus Pengajuan Dana Bansos dan Hibah di Purwakarta
Pemkab Purwakarta, kembali meluncurkan sebuah inovasi baru guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, berkaitan dengan penyaluran dana hibah dan bantuan sosial untuk kebutuhan masyarakat./Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta-Pemkab Purwakarta, kembali meluncurkan sebuah inovasi baru guna memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat. Kali ini, berkaitan dengan penyaluran dana hibah dan bantuan sosial untuk kebutuhan masyarakat.

 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Iyus Permana menuturkan, pelayanan bansos dan hibah kali ini dibuat dengan sistem berbasis internet. Dengan sistem baru ini, masyarakat yang yang hendak mengajukan bantuan pemerintah bisa mengakses informasinya terlebih dahulu di website milik pemerintah setempat.
 
"Saat ini, pengajuan maupun pengecekan informasi soal bansos dan dana hibah ini bisa dilakukan melalui website khusus," ujar Iyus usai launching aplikasi tersebut di Bale Yudhistira, areal perkantoran Pemkab Purwakarta, Kamis (23/5/2019).
 
Iyus menjelaskan terkait alasan diluncurkannya sistem pelayanan baru ini. Selain rencana aksi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam hal pengelolaan keuangan daerah untuk, salah satunya juga untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengajukan pelayanan dana hibah dan bansos dari pemerintah. 
 
"Selain itu, ini merupakan upaya transparansi pemerintah berkaitan dengan penyaluran dana bansos dan hibah kepada masyarakat. Juga untuk mencegah penyelewengan," jelas dia.
 
Dalam hal ini, pihaknya juga berbangga hati karena sistem online yang dibuat oleh Pemkab Purwakarta ini ternyata menjadi pilot project di Indonesia.
 
Menurut dia, kedepan para pemohon dana hibah atau bansos tak akan bisa serta merta mendapat bantuan begitu saja. Jelas, ada tahapan persyaratan dan aturan yang telah ditentukan oleh pemerintah.
 
"Jadi, di aplikasi ini nanti juga ada informasi, misalnya kapan harus memasukan proposal dan syaratnya. Setelah disetujui dan diverifikasi oleh pemerintah baru ke proses-proses selanjutnya," jelas dia.
 
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha menjelaskan, layanan kali ini diberi nama Sistem Informasi Hibah dan Bansos Online (Si Hibo). Kedepan, untuk pemohon dana hibah, itu harus daftar dulu di laman tersebut
 
"Peramban Si Hibo bisa dibuka melalui website http://sihibo.purwakarta.go.id. Setelah itu, masyarakat bisa menikmati layanan dana hibah melalui laman tersebut," ujar Norman.
 
Dia menjelaskan, sistem tersebut nantinya akan meminta persyaratan jelas, dari mulai identitas hingga alasan mengajukan dana hibah atau bansos itu. 
 
Tak lupa, kata dia, ada beberapa persyaratan lain yang harus ditempuh para pemohon. Salah satunya, berkaitan dengan administrasi. Yakni, pemohon harus menyantumkan lembaganya berikut bukti berbadan hukum dan bukti domisili sekretariat, serta kepengurusannya.
 
"Setelah usulan dan persyaratan digital itu masuk ke sistem dengan benar, tinggal tunggu konfirmasi dari admin. Data usulan, bisa dipantau sampai proses disetujui," tambah dia.
 
Norman menambahkan, untuk fisik proposal manual tetap ada. Jadi, setelah pengajuan dan hibam mereka disetujui pemerintah, lembaga atau masyarakat tersebut harus menyerahkan proposalnya dalam bentuk fisik juga.
 
"Pengajuan dana yang diusulkan juga, tentunya harus menunjang sasaran program-program pemerintah," pungkasnya. (Asep Mulyana)