Ingat! Jangan Kasih Anak Gadget Sejak Dini

Ingat! Jangan Kasih Anak Gadget Sejak Dini

 

INILAH, Bandung-Sejak bayi, orangtua harus membiasakan diri memberikan mainan kepada buah hatinya sesuai dengan usianya.
Menurut Saskhya Aulia Prima, Psikolog dan Pendiri Tiga Generasi, saat ini tidak jarang orangtua memberikan gadget atau gawai kepada anak sejak dini. Hal tersebut dinilai terlalu cepat. Karena, sejak bayi, anak - anak justru butuh sesuatu hal yang menantang untuk mengasah kemampuan motoriknya.

"Bayi membuka halaman - halaman buku itu kan lama. Jadi mereka harus dilatih. Jadi kalau dari awal belum apa - apa sudah dikasih gadget itu, dia akan susah. Standar kesusahannya jadi menurun. Sehingga dia kalau dikasih pegang pensil dan pulpen agak susah," papar Saskhya Aulia Prima saat ditemui di acara Early Learning Centre (ELC), Jakarta, Rabu, (14/11/2018).

Masih menurutnya, gawai memang bisa digunakan namun untuk kebutuhan mencari pengetahuan. Ketika anak butuh sesuatu untuk mengasa kemampuan motorik, ini tidak akan didapatkan dalam penggunaan gadget.

"Kalau gadget itu lebih ke pengetahuann kalau motorik itu tidak masuk. Semua tergantung umur," tambahnya.

Selanjutnya, dalam memilih mainan, setidaknya orangtua bisa melihat sesuai usia.

"Kalau anak 2- 3 bulan dia sudah mulai megang yang kencang. Kemudian, dia pegang teether dan mulai bisa pegang bola. Kita naikin kesulitannya lebih tinggi," katanya.

 

Loading...