Warga Kampung Pasir Purut Mulai 'Bedol Kampung'

Warga Kampung Pasir Purut Mulai 'Bedol Kampung'
Warga Kampung Pasir Purut, Desa Gadog mulai 'bedol kampung' setelah sebagian rumah mereka dibebaskan Lembaga Manajemen Aset Nasional (LMAN). (Reza Zurifwan)

INILAH, Megamendung - Warga Kampung Pasir Purut, Desa Gadog mulai 'bedol kampung' setelah sebagian rumah mereka dibebaskan Lembaga Manajemen Aset Nasional (LMAN) untuk nantinya dibangun Bendungan Ciawi (Cipayung).

"Satu RW di Kampung Purut akan bedol kampung namun lokasinya tidak jauh dan masih di Desa Gadog, lahan milik mereka akan dibangun kontruksi Bendungan Ciawi (Cipayung)'," ujar Kades Gadog Dedi Junaedi kepada wartawan, Kamis (23/5).

Ia menerangkan hingga hari ini dari 385 bidang di Desa Gadog yang akan dibebaskan untuk dibangun Bendungan Ciawi (Cipayung). Sementara itu, sudah 250 bidang dibebaskan LMAN untuk Bendungan Sukamahi.

"Hari ini 141 bidang di Kampung Pasir Purut dan sekitarnya dibebaskan lagi dan dari 385 bidang di Desa Gadog tersisa 60an bidang lagi yang akan dibebaskan LMAN pada bulan Juni mendatang," terangnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tanah Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung Cisadane Muhammad Lukman menuturkan untuk membebaskan 141 bidang atau 6 hektare di Kampung Pasir Purut Desa Gadog pihak LMAN membayarkan uang ganti rugis sebesar Rp 87 milyar.

"Hari ini kami membayarkan Rp 87milyar kepada pemilik 141 bidang di Kampung Pasir Purut Desa Gadog, 60an bidang lagi di desa yang sama akan kami bebaskan setelah Hari Raya Idhul Fitri 1440 Hijriyah atau bula Juni mendatang," tutur Lukman.

Camat Megamendung Hadijana meminta masyarakat Kampung Pasir Purut Desa Gadog untuk bijak dalam menggunakan uangnya pasca uang ganti rugi tersebut ada di rekening bank masing-masing.

"Untuk keamanan uang pembayaran ganti rugi negara transfer ke rekening bank masing-masing, saya minta atau harap agar bijak dalam mengggunakan uang ini seperti dibelikan lahan sawah kembali, membesarkan usaha yang selama ini sudah dijalani dan sesuai kebutuhan atau bukannya keinginan," pinta Hadijana.

Ia melanjutkan bagi pemilik bidang lainnya di Kecamatam Megamendung yang belum mendapatkan uang ganti rugi dihimbau untuk melengkapi berkas surat kepemilikan bidang atau tanahnya.

"Harusnya semua bidang yang diproyeksi untuk pembangunan Bendungan Sukamahi dan Bendungan Ciawi (Cipayung) inj dibebaskan pada bulan Mei ini, namun karena ada berkas yang belum lengkap maka baru akan dibayarkan pada bulan Juni mendatang," lanjutnya. (Reza Zurifwan)