Jelang Lebaran Dispagtan Pantau Kenaikan Harga

Jelang Lebaran Dispagtan Pantau Kenaikan Harga
Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Dispagtan Kota Bandung, Iim Dewi Mulyani (Net)

INILAH, Bandung - Setiap tahun kebutuhan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu beranjak naik. Hal itu disebabkan oleh permintaan pangan yang meningkat untuk keperluan Hari Raya. 

Tahun lalu saja, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispagtan) Kota Bandung meningkatkan pasokan daging sapi, telur, daging ayam, dan beras hingga berkali-kali lipat.

Kepala Bidang Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Iim Dewi Mulyani mengatakan, pada kondisi normal, kebutuhan telur Kota Bandung berkisar antara120 ton per hari. Namun menjelang Ramadan, Dispagtan sudah meningkat pasokan menjadi 240-250 ton dalam sehari.

Hal serupa juga terjadi pada ketersediaan daging sapi. Rumah Potong Hewan Dispagtan Kota Bandung menyembelih rata-rata 80 ekor sapi setiap hari. Jumlah tersebut belum termasuk pasokan daging beku yang diimpor dari Australia.

Sementara itu, jumlah kebutuhan ayam di kota Bandung tiap hari adalah 600-800 ribu ekor. Kebutuhan sapi dan ayam diperkirakan akan meningkat hingga tiga kali lipat menjelang Idul Fitri.

"Dispagtan Kota Bandung telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga pasokan sehingga dapat menekan kenaikan harga pasar. Dinas tersebut akan terus memonitor perkembangan harga di 33 pasar tradisional dan 61 pasar modern dengan berkoordinasi dengan tim pengendali inflasi daerah (TPID) Kota Bandung," ucap Iim kepada wartawan di Taman Sejarah, Kota Bandung, pada Kamis (23/5/2019).

Distribusi pangan kata dia, sudah diantisipasi melalui koordinasi dengan distributor-distributor Priangan Timur. kenaikan daging sapi relatif bisa diimbangi dengan daging daging yang impor.

"Harga daging impor yang dikeluarkan Rp85.000 per kilo daging beku juga ada impor daging kerbau juga dari India itu yang memang akan sedikit memberikan kestabilan harga dan pasokan dari Priangan Timur," katanya.

Dia menjelaskan hambatannya menjelang lebaran dari transportasi yang bisa mempengaruhi kenaikan. Jelang H-3 lebaran, pantauan harga daging ayam dipastikan tidak melebihi Rp40.000.

"Kita akan melihat di lapangan nanti ya kalau misalkan kemarin bawang putih sampai 10% dengan harga Rp100.000 per kilo harganya normal untuk Indonesia ini kita bawang putih masih impor," pungkasnya. (Okky Adiana)