Achmad Jufriyanto Kaget Dipanggil Timnas

Achmad Jufriyanto Kaget Dipanggil Timnas
Achmad Jufriyanto (belakang) saat tampil membela Persib Bandung melawan Persipura Jayapura. (Antara Foto)

INILAH, Bandung - Bek Persib Bandung, Achmad Jufriyanto tak menyangka namanya terpanggil untuk membela Tim Nasional (timnas) Indonesia. 

Padahal sudah cukup lama, pemain yang akrab disapa Jupe ini tak membela tim Merah Putih. Terakhir pada musim 2017 silam saat ditangani pelatih Luis Milla.

Tak hanya itu, pemilik nomor punggung 16 ini juga baru merasakan kembali bermain setelah sudah cukup lama mengalami cedera engkel kaki kanan. 

Ia dipercaya untuk bermain membela Persib di laga perdana Liga 1 2019 saat menghadapi Persipura Jayapura, pada Sabtu (18/5/2019) lalu.

"Ya, kaget. Tapi sebelum ada surat resmi atau pengumuman di media, pelatih sudah kasih tahu saya di ruang ganti. Saya kaget, tapi ya gimana, sudah rejekinya mungkin. Yang jelas itu tambahan motivasi buat saya main di Persib musim ini," ungkap Jupe, Jumat (24/5/2019).

Jupe termasuk dalam 26 pemain yang dipanggil timnas Indonesia untuk menjalani pemusatan latihan menjelang dua laga uji coba internasional, FIFA Match Day melawan Yordania, Selasa (11/6/2019) dan Vanuatu (15/6/2019).

"Tapi fokus saya sekarang bukan pertandingan untuk Yordania atau Vanuatu. Saya fokus dulu ke pertandingan terdekat melawan Semen Padang. Setelah itu baru (fokus timnas)," tegasnya.

Pasalnya kata Jupe, tidak mudah mengalahkan Semen Padang. Terlebih timnya sudah cukup lama tidak melaksanakan pertandingan setelah laga melawan Tira-Persikabo yang sedianya digelar Kamis (23/5/2019) ditunda. 

"Tim lain diuntungkan dengan tidak ditundanya jadwal, momen mereka terjaga. Sementara kita, ya sangat disayangkan, harusnya kita bisa memanfaatkan momen karena kondisi kita sedang naik, moral dan psikologi juga lagi bagus. Tapi ternyata pertandingan ditunda, pasti itu mengganggu," katanya. 

Selain itu, pemain asal Tangerang ini menilai tim berjulukan Kabau Sirah itu dalam motivasi yang tinggi lantaran baru kembali bermain di kasta tertinggi. 

"Mereka pasti ingin membuktikan bahwa mereka layak main di Liga 1. Selain itu, kemarin sempat lihat mereka, dan saya lihat mereka tim yang solid, karena materi pemain tidak banyak berubah," tuturnya.

Tentunya, lanjutnya timnya harus bisa bekerja keras untuk bisa mengalahkan Semen Padang. "Meskipun baru promosi tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak tim juga kekuatannya merata," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)