Direktur CBA dan Wali Kota Bogor Pantau Terus Proyek RSUD

Direktur CBA dan Wali Kota Bogor Pantau Terus Proyek RSUD
Direktur CBA Ucok Sky Khadafi. (Net)

INILAH, Bogor - Rencana pembangunan gedung perawatan baru di RSUD Kota Bogor, diharapkan tidak ada keterlambatan dan sesuai spesifikasinya, untuk itu Wali Kota Bogor siap meninjau lokasi.

Diketahui, pembangunan proyek tersebut dilaksanakan dengan kurun waktu tujuh bulan dengan tinggi gedung empat lantai, dibangun di atas lahan seluas 1.376 meter persegi dan memiliki 264 tempat tidur.

Direktur Eksekutif Center for Buget Analysis (CBA) Ucok Sky Khadafi menuturkan, pembangunan gedung perawatan baru di RSUD terindikasi bahwa proyek itu tidak selesai tepat waktu, yang mestinya selesai pada bulan Desember.

"Sudah tinggal tujuh bulan lagi dengan jumlah empat lantai, meliputi 240 ruangan. Dikhawatirkan tidak akan tepat waktu pekerjaannya," ungkap Ucok pada Jumat siang (24/5/2019).

Ucok melanjutkan, bukan hanya tidak tepat waktu, pekerjaan itu pun mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan nanti. Penawaran rendah berarti kualitasnya jelek atau harus dipertanyakan. Oleh karena itu, siap-siap saja diaudit oleh BPK.

"Harganya kecil, waktunya terbatas dan mereka ngotot mengerjakan ini. Berarti mereka nekat yang artinya tidak ada perencanaan yang memadai. Berarti proyek itu bisa katakan asal-asalan pengerjaannya," terangnya.

Menurutnya temuannya, biasanya dalam proyek besar, kemudian pemenang tendernya merupakan pemasang harga rendah ada hal-hal yang diabaikan. Seperti, bahan-bahan bangunan yang digunakan tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Diketahui, bahwa di Bogor ini banyak proyek yang tidak sesuai spesifikasi. Pembangunan dipaksakan dikerjakan walau tidak memenuhi spek,” terang Ucok.

Itulah yang nanti bisa menjadi investigasi atau bahan temuan BPK. Jika itu sudah ditemukan, ya sudah tinggal dilanjutkan secara hukum baik ke kepolisian maupun ke kejaksaan.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, dirinya tidak mengetahui ataupun mengenal perusahaan yang memenangkan tender megaproyek RSUD Kota Bogor. Dia berharap pengerjaannya tepat waktu. Wali Kota juga mengaku sering memantau langsung pembangunan ratusan ruang  perawatan itu.

"Saya ingin memastikan nanti pelaksanaannya tepat waktu, ya itu saja. Pesannya ya tepat waktu. Kualitas yang baik dan ini bisa diawasi terus," pungkas Bima. (Rizki Mauludi)