Barcelona vs Valencia, Gelar Penghibur

Barcelona vs Valencia, Gelar Penghibur
Lionel Messi. (Net)

INILAH, Catalan- Demi menghapus kesedihan atas kegagalan di ajang Liga Champions, Barcelona ingin merengkuh gelar Copa del Rey. Ini bisa jadi penutup manis sebelum kompetisi usai.

Barcelona meladeni Valencia dalam laga final Copa del Rey, Minggu (26/5) dini hari WIB. Jelas, di atas kertas skuat besutan Ernesto Valverde begitu diunggulkan.
Gelar Copa del Rey benar-benar berarti bagi Los Azulgrana. Apalagi, mereka baru saja dirundung kekecewaan besar setelah disingkirkan Liverpool pada semifinal Liga Champions.

"Tidak mudah mencapai final di kompetisi apapun. Kami sudah banyak menderita sejauh ini tapi sekarang kami bisa memenangi sebuah titel lain dan kami akan melakukan segalanya untuk memastikan kami merebutnya," ujar bek Clement Lenglet mengungkapkan kepada situs resmi klub.

Lenglet berharap timnya benar-benar tampil maksimal. Apalagi, dia melihat Valencia sebagai tim yang benar-benar berbahaya.

"Mereka juga sangat cepat dalam serangan balik, dengan pemain-pemain kelas terbaik yang suka menggunakan celah dan seorang playmaker yang sangat bagus di lini tengah. Akan menjadi pertandingan yang sulit bagi lini pertahanan kami," lanjutnya.

Sayangnya, badai cedera mengganggu Barcelona. Yang terbaru, kiper Marc-Andre ter Stegen dipastikan absen karena cedera.

"Marc akan terus mendapat perawatan dalam beberapa pekan ke depan. Karena itulah dia tidak akan bermain pada final Copa del Rey di hari Sabtu (Minggu dinihari WITA, red.)," bunyi pernyataan Barcelona. 

Ter Stegen memperpanjang daftar cedera pemain yang dialami Barcelona di akhir musim ini. Beberapa waktu lalu Erneto Valverde menyebut Arthur, Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele juga diragukan tampil di final menghadapi Valencia. Barcelona juga kehilangan Luis Suarez yang menjalani operasi lutut.

Lionel Messi bakal bekerja sendirian. Masih untung ada Malcom yang diharapkan bisa menemani sang megabintang.

Bagi Messi ini jadi final kesembilan sejak musim 2008/2009. Enam gelar sudah dimenangi bersama Blaugrana dan dua kali menjadi runner-up saat kalah dari Real Madrid pada 2010/2011 dan 2013/2014.

Messi telah mencetak enam gol di lima laga final. Pemain asal Argentina itu melesakkannya pada 2009, 2012, 2015 (2 gol), 2017 dan 2018. Itu sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemain paling banyak mencetak gol di lima edisi final bersama Telmo Zarra.

Secara total, Messi sudah mencetak 50 gol di sepanjang laga Copa del Rey. Dia menjadi satu-satunya pemain yang masih aktif di 10 besar pencetak gol terbanyak Copa del Rey, kalah 31 gol dari Telmo Zarra selaku pemimpin top skor terbanyak.

Di sisi lain, Valencia ogah gentar. Striker Kevin Gameiro meyakini timnya bisa mengimbangi Messi dan kawan-kawan. 

"Hal yang normal bagi Barcelona untuk menang, tetapi dalam pertandingan satu kali, kami dapat melakukan sesuatu," kata Gameiro.

Valencia belum kalah melawan Barcelona di LaLiga musim ini, yakni imbang 1-1 di Mestalla dan 2-2 di Camp Nou.

"Kami telah menghadapi mereka dua kali di liga dan tidak pernah kalah. Kami dapat melukai mereka, kami akan bersiap untuk menang," tegas Gameiro.

Gameiro mengakui, tekanan pasti ada dalam setiap pertandingan final. Dia coba untuk tidak memikirkan tekanan agar bisa fokus.  Ia mengaku harus memikirkannya dan lebih baik berkonsentrasi saat tampil nanti. (bsf)

HEAD TO HEAD
03/02/19: Barcelona 2-2 Valencia
08/10/18: Valencia 1-1 Barcelona
14/04/18: Barcelona 2-1 Valencia
09/02/18: Valencia 0-2 Barcelona
02/02/18: Barcelona 1-0 Valencia

LIMA LAGA TERAKHIR BARCELONA
19/05/19: Eibar 2-2 Barcelona
12/05/19: Barcelona 2-0 Getafe
08/05/19: Liverpool 4-0 Barcelona
05/05/19: Celta Vigo 2-0 Barcelona
02/05/19: Barcelona 3-0 Liverpool

LIMA LAGA TERAKHIR VALENCIA
18/05/19: Real Valladolid 0-2 Valencia
12/05/19: Valencia 3-1 Alaves
10/05/19: Valencia 2-4 Arsenal
06/05/19: Huesca 2-6 Valencia
03/05/19: Arsenal 3-1 Valencia

PRAKIRAAN PEMAIN
Barcelona (4-3-3)

Cillessen (GK) Sergi Roberto, Pique, Lenglet, Alba (B) Busquets, Rakitic, Vidal (T) Messi, Malcom, Coutinho (D)
Pelatih: Ernesto Valverde

Valencia (4-4-2)
Domenench (GK) Wass, Gabriel, Garay, Gaya (B) Carlos Soler, Parejo, Kondogbia, Guedes (T) Rodrigo, Gameiro (D)
Pelatih: Marcelino Garcia Toral