Pimpinan Ponpes di Cianjur Ditangkap

Pimpinan Ponpes di Cianjur Ditangkap

INILAH, Jakarta - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) At Taqwa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Ustaz Umar Burhanudin diamankan polisi lantaran terkait dalam aksi 22 Mei 2019 di Jakarta.

Diduga penangkapan ini terkait dengan temuan amplop berisi uang oleh polisi saat kericuhan Aksi 22 Mei 2019.

Ada dugaan, uang tersebut digunakan untuk membayar aksi 22 Mei, tetapi hal itu dibantah oleh Sekretaris Ponpes Attaqwa Sobihin. Ia menjelaskan uang itu untuk imbalan santri yang menjadi imam tarawih di ponpes.

"Ustaz Umar tidak ada membiayai aksi itu, saya jamin 100 persen. Karena Ustaz Umar datang ke Jakarta ingin aksi damai," ujarnya.

Menurut dia, imbalan untuk santri tersebut rutin dilakukan setiap Bulan Ramadhan. Jumlahnya pun berbeda-beda, tergantung dari tugas yang dilakukan oleh santri selama Bulan Ramadhan.

Dirinya beranggapan Ustaz Umar mendadak berangkat ke Jakarta, sehingga uang untuk santrinya itu terbawa.

"Seharusnya memang ditinggalkan di Cianjur. Saya juga kaget, kok amplop yang akan dibagikan di Cianjur dibawa ke Jakarta. Tapi saya jamin itu 100 persen, uang itu bukan untuk pendemo," tandasnya. (INILAHCOM)