Dishub Kota Bogor: Jangan Sesuka Hati Naikkan Tarif

Dishub Kota Bogor: Jangan Sesuka Hati Naikkan Tarif
(Rizki Mauludi)



INILAH, Bogor - Menjelang Idul Fitri 1440 Hijriyah, Dinas Perhubungan Kota Bogor mempersiapkan pos dan tim terpadu di Terminal Bubulak dan Terminal Merdeka. Operasionalnya mulai H-7 hingga H+7. Pengusaha angkutan diminta tak menaikkan tarif sesuka hati.

Tahun ini, Dishub menerjunkan 200 personel yang siap mengatur arus lalu lintas di Kota Bogor. Selain itu, anggota Dishub ini ditugaskan memeriksa kendaraan, menyiagakan truk derek dan mobil pendukung sarana lalu lintas lainnya.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Kota Bogor, Jimmy Hutapea mengatakan pihaknya siap dan mendukung kebijakan yang telah disiapkan pemerintah pusat, Kementerian Perhubungan, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan

Korlantas Mabes Polri untuk pengaturan arus mudik 2019. “Jadi kami ikuti dan mendukung kebijakan pihak pusat dan disesuaikan di Kota Bogor,” ungkapnya.

Jimmy melanjutkan, untuk pengaturan, pemerintah pusat lebih menitikberatkan pada ruas jalan tol yang akan menerapkan sistem satu arah pada saat-saat tertentu. Sementara di Kota Bogor tidak terkait secara langsung.

“Untuk pengaturan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang, Kota Bogor masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sekali lagi, pada prinsipnya, kami sudah mempersiapkan beberapa hal untuk mendukung lancarnya mudik tahun 2019,” terang Jimmy.

Jimmy menjelaskan, Dishub juga melibatkan 200 personel yang akan diatur secara bergantian. Untuk uji kelaikan kendaraan atau ramp check, sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum Idul Fitri, baik di terminal maupun di pool keberangkatan bus.

“Jumlah armada yang akan melayani arus mudik, kurang lebih ada 1.800 kendaraan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP). Untuk tes bagi para pengemudi tetap dilakukan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan seperti tahun lalu,” jelasnya.

Jimmy menegaskan, untuk mendukung lancarnya arus menjelang hingga pasca Idul Fitri, Dishub menyiagakan seluruh armada yang dimiliki, di antaranya dua truk derek, mobil-mobil pendukung sarana lalu lintas dan kendaraan lainnya.

Kepada para pengusaha angkutan, Dishub mengimbau agar menaati peraturan yang ada, melakukan pengecekan kendaraan secara rutin maupun pengujian sebelum keberangkatan untuk menjamin keselamatan penumpang.

“Bagi bus kelas ekonomi agar tidak menaikkan tarif di luar ketentuan yang sudah ada,” pungkasnya. (rizki mauludi)