Menhub Tak Becus Kendalikan Harga Tiket Lebaran

Menhub Tak Becus Kendalikan Harga Tiket Lebaran
Kinerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada penanganan tiket pesawat dinilai gagal total. Sebab harga tiket pesawat mahal dan bahkan tidak logis.

INILAH, Jakarta-Kinerja Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada penanganan tiket pesawat dinilai gagal total. Sebab harga tiket pesawat mahal dan bahkan tidak logis.

Anggota Komisi V DPR Bambang Haryo Soekartono mengatakan, mahalnya tiket pesawat karena pemerintah tidak tegas mengatur pengusaha airline. Alhasil tiket pesawat pun melambung tinggi.

"Saya pikir kemarin Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) menegur secara langsung, ternyata airline engga mau turun," kata dia.

Menurut dia, mahalnya harga tiket tidak bisa disepelekan. Apalagi, pada momen perayaan hari raya. "Ngapain ada menteri kalau gitu," kata dia.

Dia pun mengaku merasa heran karena penanganan tiket pesawat bukan hanya seorang menteri yang turun. Tapi sekelas menteri koordinator. Meski begitu tetap saja harga tiket masih selangit.

"Harusnya pemerintah exksta tegas lagi, kenapa kok sampai tidak bisa menggendalikan tarif. Ini sampai menko tidak bisa. Ini membuktikan bila kekuatan mereka lebih kuat dari Menteri bahkan Menko. Ini bukti bahwa ketegasan dari pemerintah masih kurang pada airline," kata dia.

Politisi Partai Gerindra menyarakan, bila pemerintah tidak bisa tegas terhadap airline, seharusnya pemerintah dapat menyajikan perhitungan yang akurat dari komponen biaya dari airline itu. "Tapi sampai dengan sekarang perhitungan belum terbuka. Variabel atau fiks kos. Itu belum pernah dijabarkan ke publik," kata dia.

Sekedar diktahui harga tiket pesawat belakangan meroket. Bahkan harganya sampai tak masuk diakal, dan membuat para pemudik harus putar otak.

Seperti di agen penjualan online Traveloka harga tiket pesawat untuk keberangkatan 31 Mei 2019 rute Jakarta-Medan dijual dengan harga paling murah Rp3,7 juta untuk kelas ekonomi. Penerbangan ini menggunakan maskapai Lion Air dan harus transit di Kuala Lumpur untuk ganti pesawat Batik Air.

Nah, ada kelas bisnis pada rute yang sama dijual Rp9,9 juta. Lebih parah lagi bila terbang dari Bandung ke Medan, tiketnya Rp13,4 juta sampai Rp21,9 juta untuk penerbangan menggunakan maskapai Garuda Indonesia.(inilah.com)

Loading...